Politik
Titiek Soeharto: Tambang Emas Harus Hadirkan Kesejahteraan bagi Masyarakat Banyuwangi
Published
2 bulan agoon
Komisi IV DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Reses ke Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, untuk meninjau langsung dampak aktivitas pertambangan emas terhadap lingkungan, lahan pertanian, wilayah pesisir, dan kesejahteraan masyarakat. Kunjungan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas berbagai aspirasi warga terkait dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan dari aktivitas pertambangan.
Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto), menegaskan bahwa pengelolaan sumber daya alam harus berpedoman pada amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945, yakni digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Karena itu, ia mempertanyakan sejauh mana manfaat keberadaan tambang bagi masyarakat Banyuwangi setelah beroperasi selama sekitar satu dekade.
“Kita sampaikan bahwa sesuai dengan Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 bahwa kekayaan alam itu dikuasai negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat. Nah saya tanya apakah masyarakat di Banyuwangi sudah sejahtera? Padahal tambangnya ini ada di depan mata,” ujar Titiek Soeharto saat meninjau lokasi di Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (23/7/2026).
Legislator Partai Gerindra itu juga menyoroti kepemilikan saham pemerintah daerah dalam pengelolaan tambang yang seharusnya mampu memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kalau sudah dapat dividen dengan produksi emas yang begitu banyak selama sepuluh tahun ini, mestinya rakyat di sini sudah sejahtera. Nah ini kelihatannya masih banyak yang belum puas dan tentunya belum sejahtera,” lanjutnya.
Titiek menegaskan, Komisi IV DPR RI akan menindaklanjuti berbagai temuan dan aspirasi masyarakat melalui rapat bersama kementerian dan pihak terkait. Ia juga membuka kesempatan bagi perwakilan petani dan warga Banyuwangi untuk menyampaikan masukan secara langsung di Gedung DPR RI.
“Jadi nanti kita akan rapat lagi di Jakarta. Teman-teman dan petani di sini yang tadi belum sempat mengutarakan unek-uneknya, kalau bisa, kita bisa bertemu di Jakarta,” tutupnya.
Menurut Titiek, pengelolaan sumber daya alam harus mampu menghadirkan keseimbangan antara investasi, perlindungan lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, sehingga manfaat kekayaan alam benar-benar dapat dirasakan oleh warga di sekitar kawasan pertambangan.
Wamenhan Dorong Penguatan Talenta dan SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045
Bantuan Kemanusiaan Tentara Jepang Merupakan Implementasi dari Diplomasi Pertahanan/DCA
13 Rumah Terbakar, SATRIA dan Laskar Gerindra Bone Hadir Bantu Warga
Potensi Kreatif Melimpah, Kawendra Soroti Minimnya Desain Industri yang Terdaftar
Suahasil Jadi Menkeu, Wihadi Berharap Kepercayaan Pasar dan Penerimaan APBN Makin Kuat
Putih Sari Pimpin Panja RUU Ketenagakerjaan, Dorong Regulasi Lindungi Pekerja dan Jaga Dunia Usaha
Darori Tekankan Reforma Agraria Jangan Picu Konflik dan Persoalan Hukum
Presiden Prabowo Lantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Sugiat Santoso Dorong Anggaran Kementerian Hukum Lebih Berpihak kepada Rakyat

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

