Politik
Sorak Pelajar hingga Tari Kemilau Jakarta Sambut Kedatangan PM Narendra Modi
Published
3 bulan agoon
Sambutan hangat para pelajar dan suguhan seni budaya Nusantara mewarnai kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7/2026). Antusiasme masyarakat berpadu dengan prosesi penghormatan kenegaraan, mencerminkan keramahan Indonesia dalam menyambut pemimpin negara sahabat.
Sepanjang perjalanan menuju Istana Merdeka, ribuan pelajar tampak berbaris rapi sambil mengibarkan bendera Indonesia dan India. Setibanya di halaman Istana, mereka serempak menyampaikan ucapan selamat datang kepada PM Modi.
“Welcome to Indonesia, Indonesia mein aapka swagat hai,” seru para pelajar dengan penuh semangat.
Guntur, siswa SDN Guntur 03, mengaku bangga dapat menyaksikan langsung prosesi penyambutan tersebut. Ia mengaku terkesan dengan kedisiplinan pasukan kehormatan serta momen pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan PM Narendra Modi.
“Saya paling takjub melihat pasukannya, jalannya rapi sekali. Terus seru juga bisa lihat langsung Pak Prabowo menyambut Perdana Menteri India,” ujar Guntur.
Hal senada disampaikan Qori, siswa SDN Pasar Manggis 01. Ia mengaku tidak menyangka bisa melihat langsung kepala negara dan berharap kunjungan ini semakin mempererat hubungan Indonesia dan India.
“Semoga hubungan kedua negara semakin dekat, solid, dan saling membantu,” katanya.
Sementara itu, Jasmine, siswa SDN Guntur 03, berharap pertemuan kedua pemimpin dapat membawa kemajuan bagi Indonesia dan India.
“Semoga kedua negara bisa semakin maju dan terus berkembang,” ungkapnya.
Selain sambutan para pelajar, PM Modi juga disuguhi penampilan Tari Kreasi Betawi Kemilau Jakarta yang menampilkan kekayaan budaya Indonesia. Pertunjukan tersebut menjadi bagian dari prosesi penyambutan sekaligus memperkenalkan keragaman budaya Nusantara kepada tamu negara.
Melalui antusiasme masyarakat, penghormatan kenegaraan, dan penampilan seni budaya, penyambutan PM Narendra Modi tidak hanya menjadi agenda diplomatik, tetapi juga memperlihatkan wajah Indonesia sebagai bangsa yang ramah, bersahabat, dan kaya akan budaya.
You may like
Tinjau Latma PEGASE 2026 di Halim, Menhan RI Tegaskan Komitmen Penguatan Diplomasi Pertahanan dan Interoperabilitas TNI AU
Irjen Kemhan Wakili Sekjen Kemhan Buka Exercise Trident Resolve 2026 di Banten
Dirjen Strahan Kemhan Hadiri Resepsi Peringatan ke-77 Berdirinya Republik Rakyat Tiongkok (RRT)
STAI Syekh Manshur Dorong Transformasi Pendidikan Islam Lewat Bedah Buku
Dipimpin Dasco, DPR dan Pemerintah Sepakati RUU Reforma Agraria
Bertemu Wang Huning di Beijing, Ahmad Muzani Tegaskan Dukungan MPR terhadap One China Policy
Respons Kekeringan, Dyah Firrizqi Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih
Tinjau Yonif TP 337/Sutajaya di Cirebon, Menhan Sjafrie Tegaskan Peran Strategis Yonif TP dalam Sishankamrata
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

