Politik
Keselamatan Nelayan Jadi Prioritas, Novita Wijayanti Salurkan Life Jacket di Cilacap
Published
2 bulan agoon
Keselamatan nelayan harus menjadi prioritas dalam mewujudkan sektor kelautan dan perikanan yang produktif serta berkelanjutan. Sebagai bentuk komitmen memperkuat budaya keselamatan pelayaran, Anggota Komisi V DPR RI, Dr. Hj. Novita Wijayanti, S.E., M.M. bersama Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), Dr. Triono, S.Pel., M.M., menyerahkan bantuan life jacket kepada para nelayan di Kabupaten Cilacap, Selasa (28/7/2026).
Bantuan tersebut merupakan hasil sinergi antara DPR RI dan Kementerian Perhubungan dalam meningkatkan perlindungan bagi nelayan yang setiap hari menghadapi berbagai resiko saat melaut. Selain menyerahkan alat keselamatan, kegiatan ini juga menjadi ajang edukasi untuk menumbuhkan kesadaran bahwa keselamatan pelayaran harus menjadi budaya yang diterapkan dalam setiap aktivitas di laut.
Srikandi Gerindra itu menegaskan bahwa nelayan memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Oleh karena itu, menurutnya, negara harus hadir memberikan perlindungan yang nyata bagi mereka.
“Nelayan adalah garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Karena itu, negara harus hadir tidak hanya melalui kebijakan, tetapi juga dengan memastikan mereka memiliki perlindungan dan sarana keselamatan yang memadai,” ujar Novita.
Sebagai Anggota Komisi V DPR RI yang membidangi sektor perhubungan, Novita mengimbau para nelayan agar selalu mengenakan life jacket setiap kali melaut. Ia menilai penggunaan alat keselamatan merupakan langkah sederhana namun sangat penting untuk mengurangi resiko kecelakaan dan menyelamatkan nyawa.
Menurut Novita, membangun budaya keselamatan tidak cukup hanya dengan menyediakan peralatan, tetapi juga harus dibarengi dengan meningkatnya kesadaran dan kedisiplinan para pelaku pelayaran dalam mengutamakan aspek keselamatan.
Ia berharap kolaborasi antara DPR RI, Kementerian Perhubungan, pemerintah daerah, dan masyarakat nelayan dapat terus diperkuat sehingga budaya keselamatan pelayaran semakin mengakar. Dengan demikian, para nelayan dapat bekerja dengan lebih aman, produktif, dan terus memberikan kontribusi bagi ketahanan pangan nasional serta pembangunan sektor maritim Indonesia.
“Keselamatan bukan sekadar aturan, tetapi kebutuhan yang harus menjadi kebiasaan. Dengan budaya keselamatan yang kuat, para nelayan dapat bekerja dengan tenang dan pulang ke rumah dalam keadaan selamat,” pungkas Novita.
Menhan RI Terima Kunjungan Kehormatan Dubes Jepang, Bahas Penguatan Kemitraan Pertahanan
Sekjen Kemhan Terima Audiensi Direksi Bank BTN, Bahas Peluang Penguatan Kerja Sama
Tak Sekadar Konsolidasi, Rakercab Gerindra Banda Aceh Diwarnai Santunan Anak Yatim
Endang Thohari Salurkan Alsintan Rp2,15 Miliar untuk Petani Cianjur
Hekal Dorong Pembiayaan Produktif untuk Perkuat UMKM Sulut
Andi Amar Sulaiman Soroti Implementasi KUHP-KUHAP Baru, APH Diminta Tak Keliru Menerapkan Hukum
Hilirisasi Perikanan Diperkuat, Titiek Soeharto Dorong Produk Lokal Siap Ekspor
Habiburokhman Apresiasi Gerak Cepat Polda Metro Tangkap Terduga Pelaku Penendangan Perempuan
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

