Connect with us

Nasional

Mudik Lebaran 2019: Angkutan Darat Diprediksi Naik tapi Udara Turun

Published

on

Kabarpolitik.com, JAKARTA – Angkutan mudik Lebaran tahun ini, khususnya lewat jalur darat, diprediksi meningkat. Itu seiring dengan beroperasinya tol trans-Jawa. Namun, pembangunan jalan layang (elevated) tol Jakarta-Cikampek berpotensi mengakibatkan kemacetan di tol.

Pengamat transportasi Darmaningtyas mengatakan, pekerjaan rumah pemerintah pada arus mudik tahun ini adalah belum selesainya pembangunan tol Jakarta-Cikampek elevated. Dia berharap ada langkah antisipasi. Misalnya, memperbaiki jalur pantura sehingga bisa menjadi opsi alternatif bagi pemudik. “Tol dan rest area sudah lebih siap. Cuma tinggal crowded-nya Jakarta-Cikampek,” katanya kemarin (13/4).

Dia mengakui, selain angkutan mudik dengan kendaraan pribadi atau bus, moda transportasi kereta api tetap menjadi pilihan pemudik. “Keretanya sudah banyak yang baru,” ungkap Darmaningtyas.

Berdasar data PT KAI Daop 1, per 13 April 2019 pukul 06.00 WIB tersisa banyak kursi untuk arus mudik mendatang (26 Mei-16 Juni 2019). Jumlah yang tersedia mencapai 1.705.143 kursi (59,4 persen) untuk kereta reguler dan tambahan. Sementara itu, tiket yang telah terjual 1.165.623 (40,6 persen). Pada hari-hari tertentu, tiket memang sudah habis terjual.

Untuk moda transportasi udara, tahun ini diperkirakan terjadi penurunan. Hal itu merupakan dampak dari kenaikan tarif.

Advertisement

Direktur Komersial Indonesia AirAsia Rifai Taberi mengaku belum bisa menyebutkan data penjualan tiket untuk angkutan mudik. Sebab, kebanyakan pemesanan dilakukan saat awal puasa. “Jadi, belum bisa dielaborasi karena trennya memang seperti itu,” paparnya.

Sementara itu, potensi transaksi pemudik tahun ini Rp 10,3 triliun untuk dibelanjakan di lokasi mudik. Lalu, Rp 6 triliun untuk urusan transportasi. Potensi tersebut semestinya bisa dimanfaatkan dengan baik oleh daerah yang dilalui tol trans-Jawa. Salah satunya dengan menyiapkan fasilitas area istirahat di kota/kabupaten tersebut.

“Badan usaha jalan tol (BUJT) mesti aktif mengedukasi masyarakat dan pemudik untuk beristirahat di luar jalan tol atau di daerah yang dilalui jalan tol,” ujar pengamat transportasi Djoko Setijowarno.

(JPC)

rn

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik7 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik7 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik7 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik7 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik7 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik7 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik7 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...