Connect with us

Nasional

Pembunuh Bayaran 4 Tokoh Nasional Ini Dapat Bayaran Rp150 Juta

Published

on

Kabarpolitik.com, JAKARTA–Kadivhumas Polri, Irjen M. Iqbal mengungkapkan enam tersangka berinisial HK, AZ, IR, TJ, AD dan AF ditangkap karena merencanakan pembunuhan terhadap empat pejabat dan satu petinggi lembaga survei.

”Empat pejabat yang menjadi target pembunuhan bukan presiden, tetapi bukan kapasitas saya menyampaikan,” tuturnya.

Setiap tersangka memiliki peran yang berbeda. Peran paling krusial dalam perencanaan pembunuhan itu ditangan HK. Dia merupakan leader dari kelompok yang merencanakan pembunuhan ini. Tugasnya, mencari senjata dan mencari eksekutor. ”Saat ditangkap dia membawa satu pucuk senjata api revolver,” ujarnya.

HK diketahui menerima uang Rp150 juta untuk melakukan aksi kejinya tersebut. Selanjutnya, AZ yang ditangkap di Bandara Soekarno Hatta pada Selasa 21 Mei. ”Perannya menjadi eksekutor sekaligus mencari eksekutor lainnya,” paparnya.

Pada hari yang sama, ditangkap IR di Pos Peruri, di Kebon Jeruk Jakarta Selatan. IR telah menerima uang Rp5 juta untuk menjadi eksekutor. ”Tersangka keempat TJ yang tinggal di Cibinong. Perannya eksekutor dan memiliki senpi rakitan kaliber 22 dan senapan laras panjang kaliber 22,” jelasnya.

Advertisement

TJ juga diketahui telah menerima uang Rp55 juta untuk tugasnya tersebut. ”Penangkapan dilakukan 24 Mei pukul 08.00 di parkiran minimarket Sentul, Citeurep, Bogor,” jelas mantan Wakapolda Jawa Timur tersebut.

Saat dilakukan pemeriksaan kesehatan terhadap TJ, diketahui urinenya mengandung amphetamin atau narkotika. Memang ada kebiasaan narkotika digunakan untuk meningkatkan keberanian seseorang. ”Tersangka selanjutnya berinisial AD,” jelasnya.

AD menjual senjata kepada HK. Jumlah senjata yang dijualnya tiga pucuk senjata rakitan, senjata laras panjang dan satu senjata laras pendek. ”Uang yang diterimanya Rp26 juta, tersangka ditangkap di Jakarta Utara,” paparnya.

Penjual senjata ini juga diketahui positif amphetamine. Menurutnya, masih diteliti dari mana senjata itu didapatkan AD. ”Tersangka terakhir perempuan berinisial AF yang berperan sebagai pemilik dan penjual senjata api jenis revolver. Uang yang diterimanya Rp50 juta,” jelasnya.

Desakan Mundur Airlangga, Ini Respons DPP Golkar

Iqbal menjelaskan, awalnya HK meminta TJ membunuh dua tokoh nasional. Pada 21 Mei permintaan pembunuhan bertambah, dua tokoh nasional lain juga menjadi target. ”ada perintah lainnya untuk membunuh pimpinan lembaga survei swasta,” urainya.

Advertisement

Menurutnya, kelompok tersebut telah melakukan survei terhadap rumah dari lima target sasaran pembunuhan. Eksekusi rencananya dilakukan 21 Mei 2019. ”Kelompok yang dipimpin HK ini berencana membaur dalam massa aksi 22 Mei sekaligus melakukan rencana jahatnya,” terangnya.

Kelompok tersebut berbeda dengan kelompok yang yang sempat disampaikan Menkopolhukam, Wiranto. Tersangkanya berbeda dan barang bukti senjata apinya juga berbeda. ”jadi ada dua kelompok yang teridentifikasi,” jelasnya.

Iqbal menjelaskan, kelompok ini belum diidentifikasi apakah merupakan kelompok teroris yang ingin memanfaatkan aksi 22 Mei atau tidak. ”Yang pasti, ini merupakan kelompok penunggang gelap aksi tersebut,” jelas jenderal berbintang dua itu.

Breaking News: KPK OTT Pejabat Imigrasi NTB, Terkait Izin Tinggal WNA

Memang terdapat petunjuk ada keterkaitan antara perusuh 22 Mei dengan penumpang gelap tersebut. Namun, semua sedang didalami. ”jadi ada dua elemen dalam aksi itu, pertama massa aksi damai, setelah berbuka dan beribadah bersama TNI dan Polri pulang semua. Lalu, elemen kedua yang menyerang memakai batu, parang panah, dan sengaja melukai petugas. Mereka sengaja menimbulkan korban untuk martir,” urainya.

Apakah senjata yang dibawa tersangka sudah pernah dipakai? Iqbal mengatakan bahwa soal itu belum bisa dijawab. Nanti semua itu akan disampaikan. ”Kita sedang dalami semuanya,” terangnya di kantor Kemenkopolhukam kemarin. (jpnn)

Advertisement

rn

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...