Connect with us

Nasional

Sebut Kalteng Menggiurkan, Ini Janji Abu Naufal kepada 32 Terduga Teroris

Published

on

Kabarpolitik.com, JAKARTA–Gerombolan tersangka dan terduga teroris tidak serta-merta masuk ke Palangka Raya dan Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah (Kalteng) begitu saja. Mereka diajak migrasi dan dijanjikan tentang potensi Kalteng yang menggiurkan untuk menumpuk logistik.

Mereka menganggap aman ketika mengasingkan diri alias uzlah atau pengasingan diri di Bumi Tambun Bungai. Sebanyak 32 terduga dan 2 tersangka teroris tersebut diajak dan dijanjikan Abu Naufal alias Anshari, yang merupakan warga Kota Palangka Raya (PKY).

Detik-detik Densus 88 Kepung Jaringan JAD di Gunung Mas

“Abdullah dan Tommy serta rombongan terduga teroris lainnya ke sini itu diajak Anshari yang merupakan warga Kota Palangka Raya. Tidak hanya diajak, Anshari juga menjanjikan bahwa di Kalteng sangat potensial mengumpulkan logistik, serta aman melakukan pelatihan dan pengasingan diri,” ucap Kabid Humas, Kombes Hendra Rochmawan, Jumat (14/6).

Pemprov Sulbar Komitmen Jamin Keselamatan Nelayan

Potensi ekonomi yang dijanjikan suami Maya (warga Kapuas) tersebut, ialah emas, berjualan sembako, sayur-sayuran, dan lain sebagainya. Tak hanya itu, warga PKY yang sejak lama terpapar teroris jaringan JAD binaan ISIS tersebut, juga menjanjikan Kalteng sangat kondusif untuk aktivitas uzlah dan pelatihan terkait misi terorisme untuk menjatuhkan pemerintahan.

Tidak hanya Anshari dan Maya, warga Kalteng lainnya yang juga terpapar paham radikal jaringan JAD binaan ISIS adalah Nur Aminah, asal Anjir Mambulau, Kabupaten Kapuas.

Advertisement

Kader Dorong 4 Nama, Keputusan Tetap di Tangan Megawati

Kedatangan gerombolan teroris ke tanah Kalteng, diduga setelah terbongkarnya aktivitas di wilayah Kabupaten Gunung Salak, Provinsi Aceh, Desember 2018 lalu.

Meskipun sangat menjanjikan dari segi ekonomi dan keamanan, langkah kedua tersangka yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) JAD Aceh sebagai teroris terus dibuntuti oleh Mabes Polri.

“Tommy dan Abdullah ini kan DPO, otomatis langkah mereka terus diikuti. Ternyata dua orang ini juga membawa gerombolan pengikut, seperti istri, anak, dan juga beberapa orang yang mungkin tergiur dengan kelompok pemberontak ini,” ujarnya.

Aparat TNI-Polri Bergantian Pantau Perdos Unhas

Tommy dan Abdullah memilih datang ke Kalteng. Sedangkan rekan-rekan lainnya menuju Medan. Keduanya mengajak lagi gerombolannya ke Kalteng, sekitar pertengahan bulan puasa lalu.

Namun, belum lama menjalankan uzlah dan pengumpulan logistik di Kalteng, dua tersangka dan puluhan terduga teroris lainnya ini diamankan di dua tempat berbeda dalam waktu dua puluh empat jam oleh Densus 88 dan Polda Kalteng, Senin (10/6). (jpnn)

Advertisement

rn

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...