Connect with us

Nasional

Anah Asuh Korban Pencabulan Dipaksa Gugurkan Kandungan dan Disuap Babi

Published

on

Kabarpolitik.com, SINGARAJA – Dugaan pencabulan terhadap anak asuh di salah satu panti asuhan yang ada di Buleleng, terus berkembang.

Disebut-sebut ada 9 orang yang pernah menjadi korban pencabulan yang dilakukan oleh K, oknum pimpinan yayasan di panti asuhan tersebut.

Hanya saja belum semuanya siap memberikan kesaksian pada polisi. Sejauh ini baru ada 2 orang saja yang siap memberikan keterangan.

Bukan Satu, Pimpinan Ponpes Cabuli 9 Santrinya

Mereka adalah A dan I. Keduanya merupakan mantan anak asuh di panti asuhan tersebut. Dari beberapa korban, di antaranya kini sudah dewasa.

Mereka pernah mengalami pencabulan saat masih berstatus anak asuh di panti asuhan tersebut.

Advertisement

“Malah ada alumni di sana yang sempat diminta menggugurkan kandungannya. Dia ditombok (disuap, Red) dengan 4 ekor babi, dan disuruh pulang,” kata Ketua Pemerhati Pembangunan Masyarakat Buleleng, Gede Anggastia.

Jokowi Siap Ambil Keputusan Gila, Pengamat: Hampir 5 Tahun Didikte Orang Lain

Menurut Anggas, pengakuan itu disampaikan kepada para pendamping perempuan. “Mereka lebih terbuka kalau bicara sama perempuan. Kalau sama laki-laki tidak mau terbuka,” imbuhnya.

Lebih lanjut Anggas mengatakan, sejauh ini ada 9 orang yang mengakui pernah menjadi korban pencabulan.

Selain itu masih ada 2 orang lainnya, yang ditengarai pernah menjadi korban. Namun, 2 orang ini belum bersedia memberikan keterangan.

Polda Metro Jaya Bakal Periksa Satta Taba, Ini Kasusnya

Penyebabnya, 2 orang yang diduga sempat menjadi korban itu, kini sudah beranjak dewasa. Mereka pun enggan membuka kembali kisah kelam yang pernah dijalani selama menghuni panti asuhan yang dipimpin K.

Advertisement

Ia pun mendesak polisi segera memeriksa K yang diduga terlibat dalam aksi pencabulan tersebut. Sehingga tak menjadi preseden buruk dalam penanganan kasus kekerasan seksual di Kabupaten Buleleng.

Ternyata Benar, Harry Tanoe yang Membeli Rumah Trump

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang oknum pimpinan yayasan panti asuhan di Buleleng dipolisikan.

Oknum berinisial K itu diduga melakukan aksi pencabulan terhadap anak asuhnya di panti. Akibatnya korban kini mengalami trauma psikis dan harus diungsikan di sebuah rumah aman. (jp)

.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
width: 100% !important;
}
rn

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...