Connect with us

Nasional

Lakukan Kekerasan Saat Rusuh 21-22 Mei, 10 Brimob Dikurung

Published

on

Kabarpolitik.com, JAKARTA – Tim Investigasi yang dibentuk Polri telah membeber ciri-ciri pria yang diduga pelaku penembakan dalam kerusuhan 22 Mei 2019.

Selain itu, tim investigas Polri juga menemukan fakta kekerasan yang dilakukan anggota Brimob. Sepuluh angota Brimob ditempatkan di ruangan khusus selama 21 hari, akibat melakukan kekerasan setidaknya pada dua orang.

Korban kekerasan Brimob diduga merupakan pelempar panah berancun pada salah seorang komandannya.

Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo menjelaskan, dalam investigasi itu ditemukan adanya sebuah kejadian di Kampung Bali. Kejadian tersebut merupakan pelemparan panah beracun kepada salah satu komandan Brimob yang bertugas. ”Karena lemparan itu, anggota Brimob mencari pelakunya,” paparnya.

Panah berancun itu seandainya tidak mengenai body protector bisa berakibat buruk. Sepuluh anggota Brimob itu akhirnya menemukan dua orang pelaku yang diduga melempar panah berancun. Yakni, Andri Bibir dan Markus. ”Mereka salah satu pelaku pelemparan panah,” urainya.

Advertisement

Soal Brimob dari Polda mana, Dedi mengaku tidak perlu disebutkan. Yang pasti, saat ini sepuluh anggota Brimob itu sedang menjalankan proses sidang disiplin. ”Hukumannya berupa 21 hari berada di ruangan khusus, hukumannya saat kembali di polda masing-masing,” tuturnya.

Menurutnya, tak hanya hukuman tersebut, namun juga ada hukuman administratif. Yang menghukum nanti kesatuannya. Artinya, dengan tindakan ini siapapun anggota yang melanggar disiplin akan ditindak tegas. ”Itu dulu,” jelasnya.

Usai Gempa Ternate, Warga Malah Melihat Pantai

Kalahkan Peru dengan 10 Pemain, Brasil Juara Copa America 2019

Yorrys Beberkan Dosa-dosa Airlangga Saat Memimpin Golkar

Dedi menuturkan, dalam kerusuhan 22 Mei itu juga disorot terkait banyaknya jumlah pelaku usia anak. Dari 447 tersangka, ternyata yang masih usia anak mencapai 74 orang. Untuk 39 anak kasusnya ditangani di Polda Metro Jaya dan 35 anak ditangani Polres Metro Jakarta Barat. ”Proses hukum akan dilakukan sesuai UU perlidungan anak. Berbeda prosesnya,” tuturnya.

Advertisement

Banyak dari tersangka usia anak itu kemudian mendapatkan penangguhan penahanan. Orang tua dari anak juga tentu perlu untuk mengetahui bagaimana prosesnya. ”Ya, ironis anak-anak kok bisa ikut kerusuhan semacam ini,” paparnya.

Perlu diketahui, saat ini Polri telah menyelesaikan 82 berkas perkara terkait kasus kerusuhan 22 Mei. Dalam 22 berkas perkara itu terdapat 316 tersangka. Berkas perkara telah dikirim ke jaksa penuntut umum. (jpnn)

.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
width: 100% !important;
}
rn

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...