Connect with us

Nasional

Pakar Setuju Amnesti, Tak Ada Alasan Jokowi Tak Beri Pengampunan

Published

on

Kabarpolitik.com, JAKARTA– Presiden Joko Widodo (Jokowi) seharusnya tak punya alasan lagi untuk tidak memberikan amnesti kepada Baiq Nuril. Sebab, para pakar hukum yang diundang Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) Yasonna Laoly menyatakan setuju jika amnesti diberikan kepada mantan guru honorer di SMAN 7 Mataram itu.

Para pakar tersebut, antara lain, Muladi, Gayus Lumbuun, Ganjar Laksmana Bonaprapta, Feri Amsari, Anugerah Rizki Akbari, Bivitri Susanti, dan Adi Putra Saputra. Yasonna juga mengajak beberapa Dirjen untuk memberikan masukan dalam forum focus group discussion (FGD) di kantor Kemenkum HAM Senin malam (8/7) tersebut. Mereka berkumpul untuk membahas kasus Baiq Nuril.

Pertemuan itu bakal dikonkretkan dalam bentuk kajian yuridis untuk diberikan kepada Jokowi. Pertemuan tersebut juga menghadirkan Baiq Nuril. Dia diminta menjelaskan secara langsung awal mula peristiwa yang menjeratnya. Namun, saat delapan pakar mengadakan pembahasan internal, Nuril diminta meninggalkan ruangan.

Feri Amsari menyatakan, seluruh pakar yang hadir dalam pertemuan tersebut menyetujui pemberian amnesti kepada Nuril. Pria kelahiran Padang, Sumatera Barat, itu menjelaskan, ada berbagai hal yang menjadi pertimbangan peserta diskusi. Pertimbangan paling utama adalah aspek kemanusiaan. Nuril yang menjadi korban pelecehan seksual kini tidak mendapat keadilan. Ibu dua anak itu justru terancam masuk penjara karena berusaha melawan pelecehan seksual tersebut.

Selain itu, ada sisi HAM yang dipertimbangkan peserta diskusi. ”Ibu Nuril ini kan masih memiliki anak kecil. Jadi, bagaimana nasib anaknya jika dia harus dijebloskan ke penjara,” tutur Feri.

Advertisement

Jumras dan Mulawarman Ternyata Baku Ipar, Akbar: Pantas Sama-sama Bikin Gaduh Sulsel

Nadiem, Bahlil, AHY, Achmad Zaky Kandidat Kuat Menteri Milenial

Nadiem, Bahlil, AHY, Achmad Zaky Kandidat Kuat Menteri Milenial

Pemberian amnesti, menurut Feri, tidak hanya berdampak kepada Nuril dan keluarganya. Tetapi juga seluruh perempuan yang menjadi korban pelecehan seksual. Amnesti bisa menjadi bentuk dukungan negara kepada para perempuan tersebut. ”Bahwa negara tidak berdiri di samping pelaku, tapi hadir untuk melindungi korban dan mengejar pelakunya,” tegas pendiri Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO) Fakultas Hukum Universitas Andalas tersebut.

Dia menegaskan, pemberian amnesti merupakan hak prerogatif presiden. Kewenangan itu diatur dalam pasal 14 ayat 1 UUD 1945. Tentu dengan mendengar pertimbangan DPR. ”Nah, ini biasanya disalahartikan oleh beberapa pihak yang hanya membaca pasal tersebut tidak secara menyeluruh,” jelas Feri. Dia menyarankan kuasa hukum Nuril segera menyurati presiden untuk meminta amnesti. ”Kami sendiri akan menyelesaikan rekomendasi dalam seminggu ini,” tambah Feri.

Sementara itu, kuasa hukum Baiq Nuril, Maknun Joko Jumadi, berencana meminta dukungan ke DPR. Hari ini dia bersama Nuril akan bertemu dengan pimpinan DPR. Tujuannya, menjelaskan secara langsung perkembangan terkini kasus Nuril. Harapannya, DPR bisa mendukung pemberian amnesti kepada Nuril. ”Tapi, kita lihat saja nanti,” katanya. (jp)

Advertisement

.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
width: 100% !important;
}
rn

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...