Connect with us

Nasional

Sebut Peneliti Terkurung di Lab, Fahri Hamzah: yang Tampil Adalah Dukun atau Hadi Pranoto

Published

on

Kabarpolitik.com, JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI (2014-2019) Fahri Hamzah ikut mengomentari polemik tentang sosok Hadi Pranoto, yang mengklaim telah menemukan obat herbal untuk pasien COVID-19 saat diwawancarai musisi Herdian Aji Prihartanto alias Anji.

Pagi ini, Senin (3/8), Fahri menyapa Hadi Pranoto yang disebut Anji bergelar profesor itu. “Pagi, apa kabar Hadi Pranoto?” tulis Fahri melalui akun Twitternya.

Dalam postingannya, wakil ketua umum Partai Gelora Indonesia itu menyindir para saintis atas kemunculan Hadi Pranoto dan polemik yang telah ditimbulkannya.

“Di negeri yang para saintis terkurung di ruang lab tanpa juru bicara. Maka yang akan tampil menjawab persoalan adalah dukun atau “Prof” Hadi Pranoto,” tulis Fahri.

Selain itu, politikus asal Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut juga tidak ingin di tengah-tengah kerja senyap para peneliti, tiba-tiba muncul berita soal vaksin impor sudah masuk.

Advertisement

“Entah apa yang dilakukan para peneliti kita di lab, tak ada kabar, nanti tiba-tiba keluar berita, “vaksin impor sudah tiba!”.

Lah, kirain lagi bikin sendiri diam-diam ternyata enggak ngapa-ngapain. Lalu muncullah harapan palsu dari mana-mana. Pada bahlul sih!” tulisnya.
Maka dari itu, mantan politikus PKS tersebut mendorong agar para peneliti tanah air untuk bicara ke publik mengenai apa yang mereka kerjakan dan bagaimana progresnya.

“Kalau para saintis ada jubir-nya maka bicaralah sekarang. Progres apa yang sudah kita capai dalam menjawab tantangan pandemi ini. Bangsa ini ingin mendengar. Apa semua pada kapok dengan kasus vaksin flu burung dulu?” kata Fahri.

Terakhir, dia mengingatkan bahwa yang diperlukan bangsa ini sekarang adalah persatuan. Sebab, dia tidak bisa membayangkan bangsa yang besar dan kuat ini tampak tak berdaya menghadapi pandemi Covid-19.

Apalagi, sumberdaya Indonesia begitu banyak, hutannya lebat, laut dan darat adalah sumber herbal dan obat. Belum lagi para sarjana dan peneliti yang dimiliki bangsa ini juga hebat-hebat.

Advertisement

“Maka, yang diperlukan hanyalah tenaga pemersatu ke depan. Ini kunci! Ilmuan harus bersatu dan berada di depan. Jangan biarkan politisi mendominasi percakapan soal pandemi ini,” tandasnya. (jpnn/fajar)

rn(Fajar)rn

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...