Politik
Bob Hasan Dorong RUU Satu Data Indonesia Hadirkan Pengaturan Baru
Published
1 minggu agoon
Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Satu Data Indonesia perlu menghadirkan kebaruan pengaturan atau novelty agar menjadi landasan hukum yang kuat bagi tata kelola data nasional. Meski demikian, penyusunannya tetap harus memperhatikan keterkaitan dengan undang-undang sektoral guna mencegah pertentangan maupun tumpang tindih regulasi.
Hal itu disampaikan Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Bob Hasan, dalam Rapat Panitia Kerja (Panja) Pembahasan Tingkat I RUU tentang Satu Data Indonesia dengan agenda pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM), di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Bob menegaskan, penyusunan RUU Satu Data Indonesia tidak semestinya hanya mengadopsi ketentuan yang telah tercantum dalam sejumlah undang-undang sektoral. Menurutnya, RUU tersebut harus memuat pengaturan baru yang disesuaikan dengan kebutuhan tata kelola data nasional.
“Kita harus bangun novelty sendiri, Pak. Tidak bisa kita harus mengadopsi ini, mengadopsi itulah,” ujar legislator Fraksi Partai Gerindra tersebut.
Menurut Bob, ketentuan dalam undang-undang sektoral tetap harus diperhatikan dalam proses harmonisasi regulasi. Namun, selama substansi RUU Satu Data Indonesia tidak berbenturan atau beririsan dengan undang-undang lain, pengaturan baru perlu terus dikembangkan.
“Sepanjang tidak mengganggu undang-undang dan tidak bergesekan dengan undang-undang lain, itu harus go ahead, kita jalani,” katanya.
Ia menambahkan, aspek teknis dalam pelaksanaan kebijakan Satu Data Indonesia nantinya dapat diatur pemerintah melalui peraturan pelaksana. Adapun undang-undang perlu difokuskan pada penguatan substansi utama dan kerangka tata kelola data nasional.
“Soal nanti teknisnya ada Komdigi, ada apa, kita serahkan kepada pemerintah. Itu ada peraturan pemerintah, peraturan pelaksanaannya nanti,” ucap Bob.
Bob juga mengingatkan pentingnya penguatan Satu Data Indonesia melalui undang-undang sebagai pembelajaran dari kebijakan sebelumnya. Ia menilai, Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia belum mampu memastikan implementasi kebijakan berjalan optimal.
“Perpres 2019 ini, Pak, tentang Satu Data Indonesia ini sempat gagal, tidak berjalan. Bahkan sekarang ini kita mau naikkan setingkat undang-undang,” tuturnya.
Bob berharap pembahasan RUU tentang Satu Data Indonesia dapat menghasilkan pengaturan yang menjawab kebutuhan tata kelola data secara menyeluruh, sekaligus tetap selaras dengan ketentuan perundang-undangan yang telah berlaku.
Fransiskus Maria Agustinus Sibarani Dorong Pembinaan Keterampilan dan Kemudahan Integrasi Sosial Warga Binaan
Komisi I DPR RI Tinjau Kesiapsiagaan Kogabwilhan II Balikpapan Perkuat Jalur Strategis ALKI II
Perpers Perlindungan Ojol, Tiga Kementerian Pelaksana Diminta Kompak
Komisi X DPR RI Minta Wacana Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Dikaji Matang
Wamenhan Terima Audiensi Ketua Departemen HI FISIP UI dan Sasakawa Peace Foundation, Bahas Persiapan The Sudirman Dialogue 2027
Pergantian Dirut Garuda, Rivqy Abdul Halim Kembali Soroti Kebijakan Bagasi
Menhan Tinjau Yonif TP 833/Bumi Daranante: Tegaskan Prajurit Perbatasan Jaga Martabat Bangsa dan Bantu Kesejahteraan Rakyat
Kasus Pesta Narkoba di Rutan Depok, Andreas Hugo Pareira Soroti Integritas Petugas
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Wamenhan Tinjau Area Gudang Utara Kodam III/Siliwangi
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah

Fransiskus Maria Agustinus Sibarani Dorong Pembinaan Keterampilan dan Kemudahan Integrasi Sosial Warga Binaan
Komisi XIII DPR RI mendorong penguatan pembinaan keterampilan dan kemudahan akses hak integrasi sosial bagi warga binaan yang memenuhi persyaratan....
Komisi I DPR RI Tinjau Kesiapsiagaan Kogabwilhan II Balikpapan Perkuat Jalur Strategis ALKI II
Komisi I DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Reses ke Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II di Balikpapan, Kalimantan Timur. Kunjungan ini...
Kasus Pesta Narkoba di Rutan Depok, Andreas Hugo Pareira Soroti Integritas Petugas
Komisi XIII DPR RI mendorong pembenahan menyeluruh terhadap sistem pemasyarakatan menyusul terungkapnya kasus pesta narkoba yang melibatkan narapidana di Rumah...
Andi Yuliani Paris: Dokumentasi Sejarah Penting Perkuat Hak Masyarakat Adat
Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Andi Yuliani Paris menyoroti pentingnya pendokumentasian sejarah, nilai luhur, dan kearifan lokal masyarakat adat...
Bahtra Banong Jadi Ketua Panja RUU Pemilu
Komisi II DPR RI resmi membentuk Panitia Kerja (Panja) Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pemilihan Umum (Pemilu) sekaligus menetapkan Bahtra...
Usut Tuntas Dugaan Praktik Judol di Rumah Dinas TNI, Sukamta: Periksa Secara Transparan!
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, mendesak pengusutan menyeluruh terhadap kasus dugaan praktik judi online (judol) yang berlangsung di...
Setjen DPR RI Perkuat Standardisasi Penyusunan Risalah Persidangan lewat Sosialisasi Pedoman Teknis
Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI mendorong penguatan profesionalisme dan keseragaman standar teknis dalam penyusunan risalah rapat maupun persidangan di lingkungan...
Puan Maharani Hadiri Pemilihan Ketua Parlemen Dunia, Disambut Hangat Delegasi Negara Lain
Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri Sidang Umum Inter-Parliamentary Union (IPU) ke-153 di Arusha, Tanzania. Selain sidang tahunan, forum parlemen...
Di Forum Parlemen Dunia, Irine Yusiana Roba Putri Dorong Penguatan Keamanan Maritim Global
Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Irine Yusiana Roba Putri mendorong penguatan keamanan maritim untuk menghadapi...
Yanuar Arif Wibowo: Biaya Visum dan Perawatan Korban TPKS Ditanggung Negara
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo meminta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mempercepat kerja sama dengan Kementerian...

