Connect with us

Nasional

Aborsi Akhirnya Dilegalkan di Queensland

Published

on

Kabarpolitik.com – Undang-undang abad ke-19 yang menjadikan aborsi ilegal di Queensland telah dibatalkan, dalam salah satu amandemen legislatif terbesar di negara bagian itu.

Rencana kontroversial Pemerintah Queensland untuk mendekriminalisasi penghentian kehamilan berhasil lolos di parlemen negara bagian itu dengan mendapat dukungan suara mayoritas 41 dari 50 suara.

Undang-undang ini menjadikan aborsi akan tersedia, berdasarkan permintaan, hingga usia kehamilan 22 minggu.

UU ini juga memungkinkan aborsi dilakukan setelah janin berusia 22 minggu jika praktisi medis yang melakukan penghentian telah berkonsultasi dengan praktisi medis kedua dan keduanya setuju bahwa “dalam semua keadaan” aborsi harus dilakukan.

“Zona akses yang aman” sejauh 150 meter juga akan didirikan di sekitar klinik aborsi dan kesuburan untuk mencegah pengunjuk rasa mendekati dan mengganggu perempuan yang hendak melakukan aborsi dan keluarga mereka.

Advertisement

Semua anggota parlemen diberikan kesempatan memilih berdasarkan pilihan hati nurani mereka.

Salah satu anggota parlemen dari Partai pemerintah, Jo-Ann Miller, memilih menentang usulan partainya sendiri dan Linus Power memilih abstain dari voting sama sekali.

Tetapi Pemerintah didukung oleh tiga anggota dari Partai Nasional Liberal (LNP) – Steve Minnikin, Jann Stuckey dan mantan pemimpin oposisi, Tim Nicholls.

Sementara anggota parlemen dari Independent Sandy Bolton dan Anggota parlemen Partai Hijau, Michael Berkman juga mendukung amandeman aturan itu.

Selama beberapa hari, anggota parlemen memberikan pidato emosional tentang posisi mereka tentang masalah ini, dimana banyak dari mereka menangis.

Advertisement

Bawa Queensland ke abad ke-21

Menteri Utama Queensland, Annastacia Palaszczuk mengatakan UU Pengakhiran Kehamilan Tahun 2018 akan memastikan wanita dapat mengakses layanan dan tenaga kesehatan untuk dapat memberikan layanan aborsi tanpa rasa takut atau stigma.

“Ini adalah hari bersejarah bagi Queensland. Pemerintah Anastasia Palaszczuk dengan bangga menyampaikan komitmen pemilihan kami untuk memodernisasi dan mengklarifikasi hukum seputar penghentian kehamilan,” kata Palaszczuk.

“Kami sekarang bergabung dengan yurisdiksi lain, baik di Australia dan di seluruh dunia, dalam mengakui penghentian kehamilan sebagai masalah kesehatan.”

Sementara itu Jaksa Agung Yvette D’Ath mengatakan, aturan hukum yang baru ini akhirnya akan membawa Queensland ke abad ke-21.

Advertisement

“Saya sangat bangga, sebagai Jaksa Agung negara bagian ini, sebagai seorang wanita, sebagai seorang ibu, untuk menyaksikan reformasi signifikan ini yang memberikan kejelasan yang sudah lama sangat dibutuhkan,” kata D’Ath.

“Kami telah melakukan ini untuk ibu kami, saudara perempuan kami, anak perempuan kami, teman-teman kami. Bagi wanita yang telah berjuang lama dan berjuang keras untuk mendapatkan hak otonomi atas tubuh mereka sendiri.

“Aborsi tidak pernah menjadi pilihan yang mudah bagi wanita mana pun, dan tidak ada yang pernah membuat keputusan ini sebagai keputusan ringan, tetapi semua wanita di Queensland harus memiliki hak untuk membuat keputusan tersebut untuk diri mereka sendiri dan tanpa takut akan tuntutan pidana.” (jpnn)

rn
source

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...