Nasional
Anies Menjomblo Pimpin DKI, Ini Kata PKS Jakarta
Kabarpolitik.com, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan genap satu tahun memimpin ibu kota. Namun saat ini, Anies tengah sendiri mengurus Jakarta karena ditinggalkan Sandiaga Uno untuk mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2019.
Ketua Dewan Syariah Wilayah (DSW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi pun ikut memberikan pandangan terkait kinerja Anies.
Dia menilai Anies adalah pribadi yang menuntaskan janji kampanyenya walaupun penyelesaiannya bertahap.
“Kami melihat program Pak Gubernur berjalan. Janji-janjinya ada 23, secara bertahap dan pasti itu dijalankan. Misalnya rumah DP Rp 0, penghentian reklamasi, terus misalnya KJP Plus (Kartu Jakarta Pintar),” jelas Suhaimi di Jakarta, seperti dikutip dari JPC, Kamis (18/10/2018).
Walau begitu, Suhaimi menyatakan akan terus menilai setiap program dengan adil. Sehingga, penyelesaian janji-janji kampanye dan program-program yang ada harus dinilai untuk lima tahun bukan setahun, Suhaimi optimis Anies akan menuntaskannya empat tahun ke depan.
“Artinya dalam masa satu tahun ini tentu tidak adil kalau dievaluasinya itu seperti lima tahun. Jadi harus adil, ini satu tahun ini, kan janji 23 untuk lima tahun,” imbuh dia.
Suhaimi mengaku, penilaian yang diberikan oleh PKS selama ini sudah proporsional. Salah satunya dari segi pemantauan pengganggaran dengan pelaksanaan kegiatan yang sudah dianggarkan tersebut.
“Evaluasinya juga harus proporsional, artinya setahun itu bisa dilihat dari sisi penganggaran. Berapa yang bisa dianggarkan di masa Pak Gubernur ini, nah itulah kemudian pelaksanaan anggaran itu bisa dievaluasi, tetapi program-programnya kan nyata,” jelas Suhaimi.
Melihat hal tersebut, Suhaimi menyatakan Anies tidak akan ingkar janji atas ucapan yang telah dilontarkannya selama Kampanye Pilgub 2017. Suhaimi melihat dari kinerja yang Anies berikan selama setahun dan hasilnya terasa di masyarakat.
“Jadi kami melihat bahwa apa yang dilakukan Pak Gubernur sudah on the track. Dijanjikan tahapan-tahapannya jelas, terukur dan masyarakat sudah mulai merasakan terkait dengan misalnya terkait dengan transportasi atau misal ketahanan pangan,” pungkas anggota DPRD DKI Jakarta itu. (rgm/jpc/jpg/ind)
rn
source


