Connect with us

Nasional

Banyak Mahasiswa Asal Palu Belum Tahu Kondisi Keluarga

Published

on

Kabarpolitik.com, MALANG – Gempa di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah, turut menimbulkan kekhawatiran sejumlah orang di berbagai daerah. Salah satunya dialami Dimas Adhi Nugroho. Mahasiswa asal Palu itu sedang menimba ilmu di Universitas Ma Chung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim).

Dimas menjelaskan, banyak teman-temannya yang belum tahu mengenai kondisi keluarga mereka setelah gempa. “Kami masih belum tahu apakah ada korban luka atau bagaimana. Karena setahu saya, banyak teman yang masih kesulitan menghubungi anggota keluarga mereka. Akses komunikasi masih susah,” kata anggota Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Sulawesi Tengah (IPPMST) Malang itu, Sabtu (29/9).

Mahasiswa tingkat akhir di Ma Chung itu lebih beruntung. Karena usai gempa dan tsunami, Dimas bisa segera berkomunikasi dengan keluarga. Jumat (28/9) sore, dia mendapatkan kabar kejadian gempa dari saudaranya. Sang kakak hanya mengirimkan pesan yang isinya permintaan tolong.

Dimas pun segera menelepon. Namun ketika ditelpon balik justru tidak ada nada sambung, akses komunikasi terputus. Tak kurang akal, Dimas segera berkomunikasi dengan saudara lainnya. Dia pun tahu kondisi terakhir keluarga di sana.

“Puji Tuhan aman, selamat tidak ada korban jiwa dari keluarga saya. Memang kemarin malam kondisinya terpencar. Tapi sekarang sudah berkumpul. Kakak saya itu yang memastikan semua keluarga dalam keadaan selamat,” beber warga Tatura, Palu, yang lokasinya dekat Ramayana Mall yang runtuh usai gempa.

Advertisement

Meski jarak lokasi tempat keluarganya tinggal sekitar 30 kilometer dari pusat gempa di Donggala, namun hingga kini keluarga Dimas masih takut untuk masuk ke dalam rumah. Mereka lebih memilih untuk berada di lapangan atau halaman rumah. Bersiaga jika terjadi gempa susulan.

“Masih takut masuk rumah. Apalagi Oma sempat terluka usai gempa, untung nggak parah. Sementara kerabat yang merupakan orang tua dari pendeta di gereja tempat saya ibadah, dinyatakan meninggal dunia. Jadi keluarga saya masih siaga,” ungkapnya.

Saat ini, Dimas berada di Malang. Dia mengaku bingung apakah akan pulang ke Palu dalam waktu dekat ini atau tidak. Mengingat Bandara Mutiara Sis Al Jufrie masih ditutup.

“Masih menunggu informasi dari keluarga. Apakah saya yang ke sana atau mereka ke sini. Bandara masih ditutup juga. Mereka nggak bisa ke mana-mana karena akses darat banyak jembatan yang putus. Jadi nggak bisa ngungsi ke kota lain,” tegasnya.

Sementara itu, Erwin, satu warga Padanjese, Donggala Kodi, Palu, mengaku keluarganya dalam kondisi baik. Salah satu pengusaha sukses di Palu itu mengatakan, kerusakan paling parah dialami warga di dekat pesisir. “Infrastruktur rusak parah. Karena kami di bukit, jadi getarannya tidak begitu terasa. Beda dengan yang di bawah bukit,” paparnya. (tik/JPC)

Advertisement

rn
source

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...