Connect with us

Nasional

Bayar Dana Talangan Rp 40,24 T Untuk Pengadaan Lahan Jalan Tol

Published

on

Kabarpolitik.com, JAKARTA – Penundaan pengerjaan sejumlah proyek infrastruktur tidak membuat pemerintah menahan rencana pembangunan jalan tol. Misalnya, yang terlihat dari komitmen pembayaran dana pengadaan infrastruktur jalan tol kepada pelaksana proyek kemarin (5/10).

Komitmen tersebut diwujudkan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) dengan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan 32 Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). Pembayaran itu menggunakan perubahan alokasi dana tahun anggaran 2017 dan anggaran tahun 2018. Ada 28 memorandum of understanding (MoU) yang disepakati dengan nilai total Rp 23,16 triliun dari perubahan alokasi dana tahun anggaran 2017. Ada juga 36 MoU dari alokasi tahun anggaran 2018 dengan nilai total Rp 17,09 triliun. Total, dana talangan pembebasan tanah untuk tol ini mencapai Rp 40,24 triliun.

Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo menuturkan, MoU ditandatangani sebagai pengingat terkait dengan kewajiban badan usaha untuk membayar lebih dulu demi kelancaran pembangunan infrastruktur yang telah terjadwal. ”Ada kewajiban pemerintah untuk segera membayar pengembalian dana tersebut,” katanya.

Dia berpesan agar pengadaan tanah untuk pembangunan infrastruktur berjalan lancar dan tidak terjadi masalah. Sebab, dana yang dikeluarkan tidak sedikit.

Melalui mekanisme dana talangan, pembayaran pembebasan lahan untuk infrastruktur dilaksanakan lebih dulu oleh BUJT. Kemudian, LMAN akan membayarkan dana talangan tersebut setelah memastikan seluruh proses dan dokumen telah memenuhi ketentuan yang berlaku. LMAN juga perlu melakukan verifikasi kepada beberapa kementerian /lembaga (K/L) terkait.

Advertisement

Mekanisme dana talangan itu dilakukan sesuai dengan pasal 43 ayat (1) Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 21/PMK.06/2017 tentang Tata Cara Pendanaan Pengadaan Tanah bagi Proyek Strategis Nasional dan Pengelolaan Aset Hasil Pengadaan Tanah oleh Lembaga Manajemen Aset Negara. Juga, didasarkan pada Surat Menteri Keuangan Nomor S-679/MK.006/2018 tanggal 6 September 2018 perihal Persetujuan Penggunaan Dana Badan Usaha Terlebih Dahulu untuk Pengadaan Tanah Proyek Strategis Nasional Berupa Jalan Tol Sesuai Alokasi pada APBN TA 2018 kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Direktur Utama LMAN Rahayu Puspasari menyatakan, pihaknya berkomitmen menjalankan amanat percepatan pembangunan infrastruktur. LMAN juga bakal menjunjung tinggi integritas dan membayarkan dana talangan kepada 32 BUJT sesuai dengan waktu yang ditetapkan. ”Interkonektivitas, efisiensi, dan peningkatan investasi diharapkan memiliki dampak luas terhadap pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

(rin/c14/fal/JPC)

rn
source

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...