Connect with us

Daerah

Berikan Informasi yang Tidak Akurat Soal Covid-19, Warga Siantar Kecewa kepada Bupati Simalungun JR Saragih

Published

on

Siantar — Sejumlah warga Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun menyayangkan langkah Bupati Simalungun JR Saragih dalam menangani pandemi Covid-19. Hal tersebut lantaran pernyataan Bupati JR Saragih yang kerap kali memberikan informasi yang tidak akurat.

Seperti disampaikan oleh Ilham Saputra (32) salah satu perwakilan warga Siantar yang mengaku kecewa atas kinerja Bupati JR Saragih dalam menangani pandemi Covid-19. Seharusnya Bupati JR Saragih memastikan akurasi informasi Covid-19 sebelum disampaikan ke publik.

“Terus terang kami kecewa dengan kinerja pak Bupati. Sebagai ketua Gugus Tugas penanganan Covid-19 seharusnya jangan asal-asal menyampaikan informasi sebab akan menimbulkan kepanikan,” ungkap Ilham pada awak Media di Siantar, Kamis (09/04).

Ilham pun menilai pernyataan Bupati Simalungun keliru dalam menyampaikan informasi korban meninggal akibat Covid-19. Dirinya pun menduga telah terjadi penyalahgunaan anggaran dalam penanganan Covid-19 di Simalungun.

“Apa yang disampaikan oleh Bupati JR Saragih terkait korban meninggal akibat Corona jelas keliru. Korban meninggal atas nama Irwansyah bukan meninggal akibat Corona, tetapi akibat penyakit dalam,” katanya.

Advertisement

Pantauan awak media, korban meninggal atas nama Irwansyah yang merupakan warga Negeri Bayu Huta IV, Nagori Bandar Siantar, Gunung Malela, Simalungun meninggal akibat komplikasi. Hal ini disampaikan oleh Kaka kandung korban, Erni.

“Almarhum masuk RS Djasmin Saragih pukul 08.00 dan meninggal pukul 01.00 dini hari. Bukan di RS Vita Insani,” ungkap Erni saat dimintai komentar oleh awak media di rumah duka, Kamis (09/04).

Menurut informasi, korban sudah menderita sakit cacar air sejak bulan Januari 2020. Akibat sering mengkonsumsi mie instan dan kopi saset sehingga menyebabkan komplikasi pada lambung yang menimbulkan cairan pada paru-paru korban.

Pihak keluarga pun membantah informasi yang disampaikan Bupati JR Saragih terkait status pekerjaan korban. Erni menegaskan korban bukan karyawan melainkan kerja lepas sebagai pencari sapu.

“Semua yang disampaikan Bupati itu tidak benar. Almarhum meninggal akibat komplikasi bukan Corona. Dan kami buka karyawan atau pembantu, tidak ada sama sekali. Kami ini orang biasa, kami pekerja pencari sapu” pungkasnya.

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik5 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik5 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik5 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik5 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik5 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik5 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik5 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...