Connect with us

Politik

Bob Hasan: Regulasi Royalti dan Hak Pertunjukan Harus Diperjelas di Revisi UU Hak Cipta

Published

on

rnKetua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Bob Hasan, menegaskan bahwa aturan terkait lisensi, pembayaran royalti, serta penggunaan karya cipta dalam konser dan festival harus dirumuskan secara tegas dalam revisi Undang-Undang Hak Cipta. Kepastian hukum dinilai penting bagi para pencipta dan pelaku industri hiburan.rnIa menyebut masukan dari para pemangku kepentingan, termasuk Asosiasi Promotor Musik Indonesia (APMI), sangat krusial karena isu utama revisi UU ini adalah performing rights atau hak pertunjukan.rn“Kehadiran saudara sekalian memberikan nilai tambah bagi pembahasan hari ini,” ujarnya saat membuka Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Baleg DPR RI dengan penulis, produser film, penerbit buku, promotor musik, dan Lembaga Manajemen Kolektif (LMK), di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/11/2025).rnBob Hasan mengapresiasi partisipasi para pemangku kepentingan tersebut. Ia menyampaikan bahwa Baleg juga telah mengundang LMK Langgam Kreasi Budaya dan Gera Media, namun keduanya belum hadir. Rapat digelar untuk melengkapi spektrum pandangan dalam harmonisasi RUU Perubahan atas UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.rnSalah satu fokus pembahasan adalah perlunya aturan yang lebih jelas mengenai penggunaan lagu dan musik dalam pertunjukan langsung.rn“APMI mewakili para pengguna hak cipta di ranah pertunjukan, sehingga perspektifnya sangat dibutuhkan. Performing rights adalah isu sentral revisi UU Hak Cipta,” tegasnya.rnLegislator Gerindra itu juga menyoroti berbagai persoalan praktis yang dihadapi promotor musik, mulai dari lisensi, transparansi royalti, hingga minimnya sosialisasi aturan.rn“Silakan sampaikan seluruh masukan, termasuk soal mekanisme koleksi, nilai royalti, dan tantangan di lapangan. Kami ingin mengumpulkan fakta yang realistis,” tambahnya.rnDalam rapat itu, Bob Hasan turut menanyakan struktur keanggotaan APMI. Perwakilan APMI menjelaskan bahwa asosiasi saat ini menaungi sekitar 25 promotor musik besar.rnBob menegaskan bahwa Baleg ke depan juga akan mengundang pelaku usaha lain yang menggunakan karya cipta dalam aktivitas komersial, seperti hotel dan rumah makan.rn“Ini diperlukan agar regulasi yang disusun benar-benar komprehensif,” tutupnya.rn
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...