Politik
Bob Hasan Tegaskan Hak Masyarakat Adat atas Hutan dan SDA Harus Dilindungi
Published
2 bulan agoon
Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Bob Hasan, menegaskan pentingnya perlindungan hak-hak masyarakat adat, terutama yang berkaitan dengan pemanfaatan sumber daya alam (SDA) di wilayah adat. Menurutnya, kawasan hutan yang telah ditetapkan sebagai hutan adat merupakan hak milik masyarakat adat, sehingga setiap investor maupun pelaku usaha pertambangan wajib memperoleh persetujuan dari masyarakat adat sebelum menjalankan aktivitasnya.
Penegasan tersebut disampaikan Bob Hasan saat Baleg DPR RI melaksanakan Kunjungan Kerja Reses dalam rangka penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Masyarakat Adat di Kantor Gubernur Papua Barat, Manokwari, Rabu (5/8/2026).
“Melalui Undang-Undang Minerba, kami mengisyaratkan bahwa setiap investor, khususnya di sektor pertambangan, harus melalui izin dari masyarakat adat,” ujar Bob Hasan.
Pejuang Politik Fraksi Partai Gerindra itu menekankan bahwa persetujuan masyarakat adat tidak semata-mata berkaitan dengan pemberian kompensasi, melainkan merupakan bentuk penghormatan terhadap hak-hak masyarakat adat sekaligus upaya menjaga kelestarian sumber daya alam.
“Setiap pengusaha harus melalui izin dari masyarakat adat. Bukan hanya soal kompensasi, tetapi juga bagaimana kekayaan sumber daya alam dijaga dan dilindungi,” tegasnya.
Bob menambahkan, prinsip tersebut menjadi salah satu landasan penting dalam penyusunan RUU Masyarakat Adat agar tercipta keseimbangan antara perlindungan hak masyarakat adat dan kepastian hukum bagi seluruh pihak. Dengan demikian, hak-hak adat dapat terlindungi tanpa mengesampingkan sistem hukum nasional.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani Sirua menekankan pentingnya legalitas pengelolaan SDA agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh daerah dan masyarakat adat.
Ia berharap pemanfaatan potensi sumber daya alam dapat berjalan seiring dengan pemberdayaan masyarakat adat.
“Dari aspek itu, pemberdayaan masyarakat adat harus terus didorong agar pemanfaatan potensi sumber daya alam di daerah dapat mendukung pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat adat,” ucapnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Rektor Universitas Papua Prof. Dr. Hugo Warami, Tokoh Masyarakat Adat Bomberay Wilayah Papua Barat Dr. Ismail Sirfefa, Sekretaris Dewan Adat Doberay Wilayah III Papua Barat sekaligus Dewan Nasional Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Wilayah Papua Sem Vani Ulimpa, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Kabaloghan Kemhan Tinjau Stan Kemhan pada TNI Fair 2026
DPC Gerindra Jaksel Hidupkan Semangat Gotong Royong Lewat Gerakan ASRI
Menhan Sjafrie Hadiri TNI Run 2026 di Monas
Presiden Prabowo Terima Mushaf Al-Qur’an Gontor dan Buku “Gontor untuk Indonesia”
Presiden Prabowo: Swasembada Pangan dan Energi Jadi Kunci Indonesia Berdikari
Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Membangun Indonesia yang Mandiri dan Berdikari
Presiden Prabowo Apresiasi Nilai Pendidikan Gontor sebagai Landasan Membangun Generasi Berintegritas
Dubes Palestina Terharu: Kami Tidak Sendirian, Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

