Nasional
Empat Komisaris Mengundurkan Diri, Erick Thohir Rombak Direksi Garuda Indonesia
Kabarpolitik.com, JAKARTA–Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. melakukan perombakan struktural kelembagaan, mulai dari jajaran komisaris hingga direksi.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, menyebutkan sejumlah tokoh yang meninggalkan jabatannya dari kursi komisaris dan direksi Garuda Indonesia.
Adalah Triawan Munaf, Peter F. Gontha, Zannuba Arifah Ch. R (Yenny Wahid), dan Elisa Lumbantoruan, yang diberhentikan dengan hormat dari jabatan Anggota Dewan Komisaris.
Sementara, Erick Thohir juga memberhentikan dengan hormat Dony Oskaria dan M. Rizal Pahlevi dari Anggota Dewan Direksi perusahaan.
Pemberhentian keenam orang tersebut dilakukan Erick Thohir demi alasan efisiensi dan transformasi Garuda Indonesia.
“Dengan mengurangi jumlah komisaris dari 5 menjadi 3 orang, serta jumlah direksi dari 8 orang menjadi 6 orang,” ujar Erick dalam keterangan tertulis, Jumat malam (13/8).
Akan tetapi, Erick Thohir dalam RUPST ini mengangkat dua sosok untuk menempati kursi Komisaris, yang dinilai memiliki keahlian dan rekam jejak yang tidak diragukan lagi di bidang restrukturisasi dan manajemen risiko perusahaan.
Di mana salah satunya ialah Chairal Tanjung yang diangkat menjadi Komisaris dengan tujuan untuk memperkuat pengawasan perusahaan.
Komisaris PT Garuda Indonesia (Persero), Yenny Wahid memutuskan untuk meletakkan jabatan di maskapai penerbangan plat merah tersebut.rn(Fajar)rn


