Connect with us

Politik

Endang Thohari: Mafia Beras Harus Diberantas hingga ke Akar, Petani Jangan Jadi Korban

Published

on

Anggota Komisi IV DPR RI, Endang Setyawati Thohari, menyoroti terbongkarnya praktik mafia beras yang dinilai merugikan petani, konsumen, hingga penggilingan padi skala kecil. Kasus tersebut menjadi perhatian setelah aparat menetapkan 36 tersangka dalam perkara tata niaga beras bermasalah.

Endang menegaskan Komisi IV DPR RI akan mengawal penanganan mafia beras melalui fungsi pengawasan, penganggaran, dan pembahasan bersama Kementerian Pertanian agar praktik serupa tidak terus merugikan masyarakat.

“Praktik mafia beras ini sangat merugikan dan sudah mengakar sampai ke petani. Di Bogor, kita kenal dengan istilah ‘ijon’, yaitu padi yang belum dipanen tetapi sudah dibeli lebih dulu oleh spekulan,” ujar Endang usai kegiatan di Mako PWI Kota Bogor, Jumat (31/7/2026).

Menurut Srikandi Fraksi Partai Gerindra itu, praktik ijon membuat petani terjebak dalam ketergantungan terhadap spekulan karena keterbatasan akses permodalan. Untuk memutus rantai tersebut, ia mendorong penguatan koperasi agar dapat menjadi sumber pembiayaan sekaligus membeli hasil panen petani dengan harga yang lebih adil.

Selain itu, Endang menilai pengawasan terhadap mafia pangan membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk media massa, mengingat jaringan mafia beras sudah terorganisasi dan memiliki pengaruh yang luas.

Advertisement

“Para pengijon bergerak cepat memberikan uang sebelum panen. Ini yang harus kita atasi bersama. Wartawan juga memiliki peran penting dalam mengawasi sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat,” tegasnya.

Endang memastikan Komisi IV DPR RI akan membahas persoalan tersebut bersama Kementerian Pertanian melalui rapat kerja, rapat dengar pendapat, maupun peninjauan lapangan. DPR juga tengah menyusun Undang-Undang Pangan untuk memperkuat perlindungan terhadap petani dan mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

“Melalui pengawasan yang kuat, penguatan koperasi, serta regulasi yang berpihak kepada petani, kami optimistis praktik mafia beras dapat diberantas dan kedaulatan pangan nasional semakin kokoh,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkap praktik mafia beras yang diduga menyebabkan kerugian hingga Rp98 triliun dan menyeret 36 tersangka. Pemerintah juga mencatat potensi kerugian konsumen mencapai Rp71,9 triliun per tahun akibat beredarnya beras yang tidak memenuhi standar mutu.

Pemerintah kini mendorong pemangkasan rantai distribusi melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih agar petani memperoleh harga yang lebih baik, penggilingan kecil semakin kuat, dan harga beras tetap terjangkau bagi masyarakat.

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...