Politik
Hak Gaji Tertunda, Sri Meliyana Dorong Eks Karyawan PT YIN Tempuh Jalur Ketenagakerjaan
Published
8 bulan agoon
Anggota Komisi IX DPR RI, Sri Meliyana, menyoroti persoalan eks karyawan PT Yasa Industri Nusantara (PT YIN) yang hingga kini belum menerima hak gaji sejak perusahaan berhenti beroperasi akibat pandemi COVID-19. Ia menegaskan, penyelesaian permasalahan tersebut harus ditempuh melalui mekanisme hukum ketenagakerjaan yang berlaku.
Menurutnya, PT YIN menghentikan operasional sejak masa pandemi dan manajemennya dinilai tidak lagi aktif berkomunikasi dengan para pekerja. Akibat kondisi tersebut, karyawan yang dirumahkan maupun bekerja secara bergiliran belum memperoleh hak dasarnya.
“Mereka datang ke DPR untuk mencari jalan keluar. Namun penyelesaiannya harus sesuai aturan. Para eks karyawan perlu membentuk serikat atau forum resmi yang mendapat mandat, agar persoalan ini dapat diselesaikan secara sistematis,” ujar Sri Meliyana di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Legislator Daerah Pemilihan Sumatera Selatan II ini menjelaskan, penyelesaian perselisihan hubungan industrial semestinya diawali melalui mekanisme bipartit antara perusahaan dan perwakilan pekerja. Apabila belum tercapai kesepakatan, proses dapat dilanjutkan melalui jalur tripartit dengan melibatkan pihak ketiga sebagai mediator.
Sri Meliyana menambahkan, Komisi IX DPR RI belum dapat langsung memanggil pihak perusahaan karena tahapan prosedural tersebut belum dijalankan.
“Selama masih datang secara individu tanpa perwakilan resmi, DPR belum bisa masuk. Namun kami tetap akan melakukan komunikasi dengan pihak-pihak terkait,” jelasnya.
Politisi Fraksi Partai Gerindra ini juga menekankan pentingnya keberadaan serikat pekerja sebagai wadah komunikasi dan perjuangan hak-hak tenaga kerja. Menurutnya, tanpa kekuatan kolektif, upaya penyelesaian akan sulit dilakukan secara adil.
“Berserikatlah, karena dengan berserikat pekerja memiliki kekuatan. Serikat kerja dibutuhkan dalam kondisi baik maupun tidak baik,” tegasnya.
Ia berharap para eks karyawan PT YIN segera membentuk serikat atau forum resmi agar persoalan hak gaji dapat diselesaikan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan difasilitasi oleh pihak berwenang.
DPD Gerindra Jabar Turun Langsung Layani Warga Cirebon Lewat Program Dokling
Ribuan PMI Nonprosedural Dipulangkan, Ade Rezki Minta Pemerintah Perkuat Edukasi
PD PIRA Kalteng Salurkan Bantuan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla
DPC Gerindra Purbalingga Jalankan ASRI, Gotong Royong Bersihkan Sungai Cilapar
DPC Gerindra Kudus Hidupkan Semangat ASRI Lewat Kerja Bakti di Makam Pahlawan
DPC Gerindra Semarang Turun ke Jalan, Wujudkan Lingkungan Bersih dan Hijau
Wujudkan Ekonomi Hijau, DPD Gerindra DIY dan DPC Gerindra Bantul Bersih-Bersih Pantai Baru
Gerindra Ngaliyan Ajak Warga Sambut Musim Hujan dengan Penghijauan dan Bersih Lingkungan
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

