Politik
Jaga Warisan Sejarah, Anwar Sadad Minta Tugas Edukasi Istana Dibagi
Published
7 bulan agoon
Anggota Komisi XIII DPR RI, Anwar Sadad, menyoroti besarnya beban Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) dalam mengelola aset negara, khususnya Istana Kepresidenan. Menurutnya, menjaga bangunan bersejarah di tengah tuntutan modernisasi merupakan pekerjaan besar yang membutuhkan perhatian dan energi ekstra.
Ia menilai tantangan utama adalah melakukan restorasi bangunan yang mulai termakan usia, sekaligus mengakomodasi kebutuhan fasilitas modern tanpa menghilangkan nilai historisnya. Karena itu, Anwar mengusulkan agar fungsi edukasi dan pembelajaran sejarah bagi publik tidak sepenuhnya dibebankan kepada Kemensetneg.
“Urusan istana sebagai sarana pembelajaran sejarah bagi anak-anak kita sebaiknya tidak lagi dibebankan kepada Setneg. Itu bisa menjadi tugas Kementerian Kebudayaan atau Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah,” ujarnya saat di sela Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XIII ke Istana Kepresidenan Yogyakarta, D.I. Yogyakarta, Rabu (12/02/2026).
Politisi Fraksi Partai Gerindra tersebut menilai Setneg telah berhasil menjaga fisik istana tetap terawat. Karena itu, perlu dukungan dan pembagian peran yang lebih proporsional agar fungsi edukasi dapat dikelola kementerian yang memiliki tupoksi di bidang tersebut. Ia juga mendorong sinergi dengan perguruan tinggi untuk memperkuat transfer nilai sejarah.
Anwar menambahkan, setiap istana memiliki karakteristik unik yang memerlukan pendekatan berbeda, seperti Istana Bogor dengan nuansa botani, Istana Tampaksiring dengan kekayaan budaya Bali, serta Istana Yogyakarta yang sarat nilai historis perjalanan Republik Indonesia.
Ia menegaskan bahwa berbagai koleksi bersejarah di dalam istana, termasuk lukisan, merupakan aset bernilai tinggi yang harus dijaga secara profesional. Untuk itu, Kemensetneg perlu didukung anggaran memadai guna merekrut kurator dan tenaga restorasi yang kompeten demi menjaga warisan bangsa tersebut.
Gandeng Pejuang Satwa, Wapres Kawal Perlindungan Satwa dan Habitatnya dalam Penanganan Karhutla di Kalimantan
Kadet KKRI Ditempa Jadi Generasi Tangguh: Belajar Hadapi Konflik, Kuasai Digital, hingga Kejar Cita-Cita
Wapres Kunjungi Pusat Rehabilitasi Orangutan di Kalteng, Pastikan Pemulihan Satwa dan Habitatnya dari Dampak Karhutla
Pastikan Kesiapan Layanan Kesehatan Hadapi Dampak Karhutla, Wapres Tekankan Prioritas Perlindungan Kelompok Rentan
Yan Mandenas Tinjau Kampung Nelayan Mariadei, Tekankan Manfaat Nyata bagi Warga
Bimantoro: Pemulihan Aset Jangan Berhenti di Angka, Publik Harus Tahu Hasilnya
Jurnalis Belum Ditemukan, Dasco: DPR Terus Pantau Upaya Pencarian
SNI Jadi Kunci Daya Saing, Rahayu Saraswati Tekankan Perlindungan Industri dan Investasi
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Sugiat Santoso Dorong Anggaran Kementerian Hukum Lebih Berpihak kepada Rakyat
La Tinro Usul Wilayah Adat yang Telah Ditetapkan Ditutup untuk Penerbitan HGU Baru
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

