Politik
Jangan Rusak Kampus, M. Husni Dorong Kemenag Periksa Polemik Rektor UINSA
Published
1 jam agoon
Anggota Komisi VIII DPR RI, M. Husni, meminta Kementerian Agama (Kemenag) melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap polemik proses pemilihan dan penetapan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Menurutnya, persoalan tersebut perlu ditelusuri secara komprehensif, terlebih adanya isu hukum yang turut menjadi perhatian.
Hal itu disampaikan Husni dalam Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI bersama Menteri Agama di Ruang Rapat Komisi VIII DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/9/2026).
Husni menilai polemik tersebut telah memunculkan penolakan dari sejumlah unsur sivitas akademika UIN Sunan Ampel. Ia mempertanyakan keberlanjutan proses seleksi dan pemilihan rektor di tengah adanya persoalan hukum yang menjadi sorotan.
“Sudah kisruh, sudah banyak masalah dan penolakan di UIN Sunan Ampel. Kita mempertanyakan kenapa dengan adanya masalah hukum tetap masih ditindaklanjuti dalam seleksi calon rektor hingga proses pemilihannya,” ujar Husni.
Legislator Fraksi Partai Gerindra itu menyebut persoalan tersebut perlu mendapat perhatian karena aspirasi penolakan datang dari berbagai unsur sivitas akademika. Mulai dari guru besar, dekan, alumni hingga mahasiswa turut menyampaikan aspirasi.
“Yang hadir kemarin bukan hanya guru besar, tapi juga ada dekan, alumni, dan mahasiswa. Saya pikir ini amat kompleks. Mereka datang dengan perwakilan masing-masing,” katanya.
Menurut Husni, polemik yang berlarut-larut berpotensi mempengaruhi tata kelola dan perkembangan UIN Sunan Ampel. Karena itu, ia mengingatkan agar dinamika tersebut tidak mengganggu capaian dan reputasi perguruan tinggi.
“Jangan sampai persoalan ini kemudian merusak UINSA. Kami tahu prestasi sebelumnya UIN Sunan Ampel cukup baik,” ucapnya.
Husni pun meminta Kemenag memastikan pemeriksaan dilakukan secara objektif melalui mekanisme pengawasan internal yang tersedia. Ia mendorong Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenag turun tangan untuk memeriksa persoalan tersebut.
“Ini harus betul-betul diperhatikan. Kita punya Irjen. Saya pikir ini harus dilaksanakan, harus diperiksa,” tegasnya.
Ia menambahkan, penyelesaian polemik UIN Sunan Ampel tidak semata-mata penting bagi kampus tersebut, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola perguruan tinggi keagamaan Islam negeri.
“Jangan kita gara-gara satu orang mengorbankan satu kampus. Ini amat sangat berbahaya. Jangan sampai menjadi sebuah preseden untuk UIN-UIN yang lain,” pungkas Husni.
RUU Statistik Dibahas, La Tinro Tekankan Pentingnya Data Akurat untuk Kebijakan
Jangan Rusak Kampus, M. Husni Dorong Kemenag Periksa Polemik Rektor UINSA
Bob Hasan: Reforma Agraria Harus Pastikan Hak Rakyat atas Tanah
Presiden Prabowo Subianto Perintahkan IEU-CEPA Segera Dituntaskan
Tinjau Latma PEGASE 2026 di Halim, Menhan RI Tegaskan Komitmen Penguatan Diplomasi Pertahanan dan Interoperabilitas TNI AU
Irjen Kemhan Wakili Sekjen Kemhan Buka Exercise Trident Resolve 2026 di Banten
Dirjen Strahan Kemhan Hadiri Resepsi Peringatan ke-77 Berdirinya Republik Rakyat Tiongkok (RRT)
STAI Syekh Manshur Dorong Transformasi Pendidikan Islam Lewat Bedah Buku
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

