Nasional
Khofifah Indar Parawansa Bantah Ubah Data Covid-19
Kabarpolitik.com, SURABAYA — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menampik kabar yang mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengubah data angka Covid-19. Sehingga, tidak sesuai dengan kondisi real di lapangan.
Gubernur Khofifah mengatakan, data kasus Covid-19 di wilayahnya telah transparan dan sesuai fakta lapangan. ”Pemprov Jatim menjunjung tinggi transparansi data Covid-19 yang notabene menjadi parameter penanggulangan dan kebijakan,” ujar Khofifah pada Selasa (27/7).
Mantan menteri sosial itu meminta warga untuk tetap dekat dan update dengan data angka Covid-19 yang bisa diakses melalui kanal infocovid19.jatim.go.id. Di laman itu, warga bisa mengecek kasus di lapangan di bagian Pusat Data dan Analisa Covid-19.
Dalam kanal tersebut terdapat dashboard Covid-19 Jatim secara real time. Per sore ini (27/7), Jatim terdapat tambahan 3.157 kasus baru dengan total jumlah kasus 280.261. Angka kesembuhan di Jatim per hari ini (27/7) bertambah 4.425 dengan total jumlah kesembuhan 209.663.
Untuk kasus aktif di Jatim total 51.699 atau berkurang 1.654 kasus dengan angka kematian akibat Covid-19 per hari ini (27/7) sebanyak 18.899 atau mendapat tambahan 386 orang.
Seluruh data tersebut, lanjut Khofifah, tersaji dan mudah diakses publik. Termasuk over view data mengenai jumlah orang terpapar yang menjalani karantina di RS rujukan, RS darurat, gedung, maupun karantina mandiri, spesifikasi kondisi pasien (tanpa gejala, bergejala, perjalanan, kontak, dan riwayat perjalanan).rn(Fajar)rn


