Nasional
Korban Sempat Selfie sebelum Hilang Kontak
Kabarpolitik.com, JAKARTA – Juliana Wahab tak henti-hentinya meneteskan air mata sambil sesekali menghubungi sanak keluarga melalui sambungan telepon di Crisis Center Lion Air Group di Bandar Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta.
Ia cemas menanti kepastian kabar suaminya yang ikut rombongan penumpang pesawat Lion Air JT 610 dengan rute Jakarta – Pangkalpinang. Pesawat yang berangkat pukul 06.20 WIB, dipastikan terjatuh di Perairan Karawang, Jawa Barat.
Mendengar kabar tersebut, Juliana bersama tiga anak, serta kakak kandungnya bergegas menuju Bandar Udara Soekarno Hatta Cengkareng dari rumahnya di Kawasan Bintaro Jakarta.
Mereka mencari informasi kabar yang berseliweran di media massa mengenai kecelakaan Pesawat Lion Air, hingga akhirnya terdampar di Bandar Udara Halim Perdana Kusuma lantaran Crisis Center dipindahkan.
Lili Kim, kakak kandung Juliana menuturkan, suami Juliana berangkat sendirian ke Pangkalpinang dalam rangka akan menghormati 100 hari upacara kematian ibunya.
“Ibunya besok (peringatan kematian) 100 hari. Jadi kakaknya sudah berangkat Sabtu tapi istrinya besok. tapi hari ini suaminya berangkat malah kena begini,” ujar Lili kepada wartawan, Senin (29/10/2018).
Lili mengatakan, komunikasi terakhir dengan adik iparnya itu ketika baru tiba didalam pesawat. Saat itu masih di Cengkareng. Adiknya itu juga masih mengirimkan swafoto dirinya. “Di pesawat masih selfie, pesawatnya ontime katanya,” tutur dia.
Ia berharap, agar kejadian seperti ini tidak terulang, terlebih bila kecelakaan disebabkan karena kesalahan teknis seperti kabar burung yang diterimanya.
“Ke depannya, kalau ada kesalahan teknis jangan sampai jalan (pesawatnya) ya. Saya tidak tahu (benar tidaknya) kan belum diumumin kenapa bisa begini. Semoga (adik iparnya) masih bisa ketemu lah. Ya walaupun sejelek-jeleknya masih ada jenazahnya, bisa kita doakan ya,” pungkas Lili. (jaa/indopos)
rn
source


