Connect with us

Nasional

KPK Sita Dokumen Gula Rafinasi dari Ruang Mendag

Published

on

Kabarpolitik.com, JAKARTA–KPK mulai menelusuri asal usul duit gratifikasi yang diduga diterima anggota nonaktif Komisi VI DPR, Bowo Sidik Pangarso. Kemarin (29/4) penyidik menggeledah ruang kerja Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita dan sejumlah ruang lain di Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Penggeledahan dilakukan sejak pagi hingga petang. Tim penindakan KPK yang berjumlah lebih dari lima orang itu keluar dari kompleks gedung utama Kemendag pukul 18.22. Mereka membawa sejumlah koper dari gedung di Jalan Ihwan Ridwan Rais, Jakarta Pusat, itu. Selain ruang kerja Mendag di lantai 5, tim menggeledah ruang Biro Hukum Kemendag di lantai 7 serta beberapa ruang lain.

Juru Bicara, KPK Febri Diansyah mengungkapkan, dalam penggeledahan itu, pihaknya mengamankan sejumlah dokumen yang berkaitan dengan aturan tentang gula rafinasi serta barang bukti elektronik. Peraturan yang dimaksud adalah Permendag Nomor 16/M-DAG/PER/3/2017 tentang Perdagangan Gula Kristal Rafinasi Melalui Pasar Lelang Komoditas.

Berdasar informasi yang dihimpun Jawa Pos, Bowo mendapat uang Rp 2 miliar dari utusan Enggar untuk “pengamanan” pembahasan permendag tersebut di DPR. Kemendag merupakan salah satu mitra Komisi VI DPR.

Keterangan tersebut disampaikan Bowo di tahap penyidikan. “Keterangan itu di-BAP (berita acara pemeriksaan, Red) sama penyidik,” kata sumber tersebut. Uang itu diduga sebagai bentuk penerimaan gratifikasi.

Advertisement

Total KPK mengamankan Rp 8 miliar dalam perkara suap dan gratifikasi Bowo. Duit yang dikemas dalam 400 ribu amplop bercap jempol itu diduga akan digunakan Bowo untuk operasi “serangan fajar” Pemilu 2019.

Petugas KPK melakukan penggeledahan di kantor Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. Dari penggeledahan itu sejumlah dokumen disita petugas. (Miftahulhayat/Jawa Pos)
Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, indikasi sumber uang gratifikasi Bowo yang diduga berasal dari Mendag memang terus didalami. Pihaknya ingin memastikan apakah keterangan yang disampaikan Bowo tersebut benar.

Secara terpisah, Mendag, Enggartiasto Lukita mengaku mengetahui penggeledahan ruang kerjanya. Namun, saat itu dia sedang tidak di kantor. Enggar membantah keterangan Bowo terkait pemberian uang Rp 2 miliar. “Apa urusannya saya ngasih duit,” katanya di kompleks istana kepresidenan, Jakarta, kemarin.

Enggar juga membantah dikaitkan dengan alasan pemberian izin di Kementerian Perdagangan. Menurut dia, itu tidak masuk akal. “Yang memberikan izin saya kan? Apa urusan dia? Kenapa saya harus mengasih uang kepada orang lain? Kecuali, dia yang memberi izin,” katanya. (jpnn)

rn

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...