Politik
Kunjungan Panja DPR RI ke Lapas Medan, Sugiat Santoso Soroti Masalah Nasional
Published
6 bulan agoon
Panitia Kerja (Panja) Pemasyarakatan Komisi XIII DPR RI melakukan pendalaman investigasi serta identifikasi berbagai persoalan tata kelola lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan) di Sumatera Utara. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapas Kelas I Medan, Sumatera Utara, Kamis (29/1/2026).
Ketua Panja Pemasyarakatan sekaligus Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso, mengatakan kunjungan ini bertujuan untuk menggali secara langsung persoalan-persoalan mendasar dalam sistem pemasyarakatan.
“Hari ini, khusus di Sumatera Utara, kami ingin mendalami investigasi dan mengidentifikasi berbagai masalah yang terjadi dalam tata kelola pembinaan lapas dan rutan,” ujar politisi Fraksi Partai Gerindra tersebut.
Ia mengungkapkan, berdasarkan pertemuan dengan Kepala Kantor Wilayah serta jajaran aparat penegak hukum di Sumatera Utara, ditemukan sejumlah persoalan yang bersifat nasional.
“Data dan informasi yang kami peroleh ini bukan hanya terjadi di Sumatera Utara, tetapi juga menjadi persoalan secara umum di seluruh Indonesia,” katanya.
Sugiat menegaskan bahwa kunjungan ini masih berada pada tahap awal. Ke depan, DPR RI akan melanjutkan rangkaian kunjungan kerja ke sejumlah lapas besar lainnya guna menyusun rekomendasi perbaikan yang komprehensif.
Salah satu isu utama yang disoroti dalam kunjungan kerja tersebut adalah persoalan over kapasitas lapas dan rutan yang dinilai telah menjadi masalah serius dan memerlukan solusi kebijakan jangka panjang. Menurut Sugiat, hampir seluruh lapas di Indonesia menghadapi kondisi serupa.
“Persoalan overkapasitas ini bukan hanya terjadi di Sumatera, tetapi hampir di seluruh Indonesia,” ucapnya.
Ia menambahkan, Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru sejatinya telah membuka ruang solusi kebijakan.
“Dalam KUHAP dan KUHP yang baru, terdapat opsi kebijakan seperti penerapan sistem pekerja sosial. Ini bisa menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi overkapasitas,” jelasnya.
Meski demikian, Sugiat menekankan bahwa kebijakan hukum semata tidak akan cukup tanpa disertai pembenahan sistem pembinaan serta pengawasan yang efektif di lapangan.
You may like
Azis Subekti Ingatkan Gubernur BI Baru Utamakan Stabilitas dan Pertumbuhan Ekonomi
Rocky Candra Berhasil Perjuangkan 1.730 Sambungan City Gas untuk Warga Jambi
Habiburokhman: RUU Perampasan Aset Harus Berkeadilan, Partisipatif, dan Efektif Berantas Kejahatan
Hekal Pastikan Transisi Kepemimpinan BI Tak Ganggu Stabilitas Keuangan Nasional
Soroti Kematian Karumga Eks Jampidsus, Bimantoro Minta Polda Bertindak Cepat dan Transparan
Presiden Prabowo Pimpin Rapat KSSK, Perkuat Stabilitas Keuangan dan Kepercayaan Pasar
Presiden Prabowo Perkuat Sinergi Perguruan Tinggi dan PT PAL Demi Kebangkitan Industri Kapal Nasional
Irjen Kemhan Hadiri Peringatan Ke-99 Hari Jadi Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Perolehan Medali Sea Games 2025, Indonesia Sementara Kumpulkan 62 Emas
Turn Back Hoax: [SALAH] Ditemukan Gunung Emas Baru di Papua
Salat Jumat di Masjid Abdullah Noor Pecenongan, Wapres Sapa Warga dan Salurkan Bantuan Sembako
Ketua ICMI Orda Kota Bekasi Inayatullah Hadiri Kajian Tafsir Tematik

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

