Politik
Martin Tumbelaka: Parlemen Jadi Ruang Dialog Lintas Iman Demi Keluarga Indonesia
Published
7 bulan agoon
Di tengah kompleksitas persoalan keluarga Indonesia mulai dari kekerasan dalam rumah tangga, ketimpangan sosial, hingga krisis nilai sebuah ruang dialog lintas iman digelar untuk mencari makna dan arah bersama. Melalui Webinar Interfaith Dialogue bertema “ALLAH Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga”, para pemimpin agama, pembuat kebijakan, dan intelektual berkumpul untuk merumuskan harapan bersama.
Anggota Komisi III DPR RI, Martin Daniel Tumbelaka, menegaskan dialog ini dirancang dengan menghadirkan tiga pilar kebangsaan: teologis, kebijakan, dan intelektual. Pilar teologis diwakili pemimpin lintas agama, pilar kebijakan melibatkan Kementerian Agama, DPR RI, dan DPD RI, sementara pilar intelektual diisi para cendekiawan dan akademisi. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 MPR-DPR-DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/1/2026).
Martin menekankan tema yang diangkat, meski lahir dari tradisi Kristen, mengandung pesan universal. Keluarga, menurutnya, adalah ruang pertama tempat nilai-nilai ilahi diwujudkan dalam tindakan nyata. Ia berharap dialog ini melahirkan langkah konkret dan berkelanjutan demi terwujudnya keadilan dan kesejahteraan sosial bagi seluruh keluarga Indonesia.
Sementara itu, Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama Jeane Marie Tulung memaknai forum ini sebagai ruang refleksi kebangsaan. Ia menilai tema dialog relevan dengan kondisi keluarga Indonesia yang tengah menghadapi krisis multidimensi, sekaligus mengingatkan bahwa keluarga merupakan fondasi utama pembangunan peradaban bangsa.
“Keluarga bukan hanya unit sosial terkecil, tetapi ruang utama pembentukan nilai. Dari keluarga, masa depan bangsa ditentukan,” ujarnya.
Dialog lintas iman ini menghadirkan berbagai narasumber dari beragam agama dan latar belakang keilmuan, serta dipandu Ketua Komite II DPD RI Badikenita Putri Br Sitepu. Diskusi berlangsung hangat dan inklusif, menegaskan bahwa perbedaan iman bukan sekat, melainkan jembatan untuk menghadirkan nilai ketuhanan dalam kebijakan dan keberpihakan nyata pada ketahanan keluarga Indonesia.
Menhan Tinjau Marshaling Area Yonif TP 941/Singa Perbangsa, Tekankan Pengabdian Prajurit untuk Rakyat dan Negara
Menhan Tinjau Marshaling Area Yonif TP 939/Macan Putih, Dorong Pemberdayaan Wilayah Dan Kemanunggalan TNI Dengan Rakyat
Wamenhan RI Terima Audiensi Rektor Unhan beserta DPP KIPI, Bahas Penguatan Ilmu Pertahanan
Sufmi Dasco Ahmad Fasilitasi Penyelesaian Aspirasi Pekerja PT Sinergi Gula Nusantara
Keselamatan Nelayan Jadi Prioritas, Novita Wijayanti Salurkan Life Jacket di Cilacap
Gerindra Serang Wujudkan Mimpi Pelajar Kurang Mampu untuk Melanjutkan Pendidikan
Presiden Prabowo: Anak Buruh dan Petani Jadi Lulusan Terbaik IPDN, Bukti Meritokrasi Berjalan
Presiden Prabowo Minta Pamong Praja Utamakan Kepentingan Rakyat dalam Setiap Keputusan
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Perolehan Medali Sea Games 2025, Indonesia Sementara Kumpulkan 62 Emas
Turn Back Hoax: [SALAH] Ditemukan Gunung Emas Baru di Papua
Salat Jumat di Masjid Abdullah Noor Pecenongan, Wapres Sapa Warga dan Salurkan Bantuan Sembako
Ketua ICMI Orda Kota Bekasi Inayatullah Hadiri Kajian Tafsir Tematik

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

