Nasional
Penyaluran Bansos, Muhadjir Effendy: Sebaiknya PT Pos Datang ke Lokasi dengan Berasnya Diantar ke Rumah-rumah
Kabarpolitik.com, JAKARTA — Penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler maupun bansos terdampak Covid-19 masih berproses. Sebagian, pengambilan dilakukan di lokasi kantor pos atau di titik terdekat dengan keluarga penerima manfaat (KPM) seperti kecamatan melalui PT Pos.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy pun meminta agar pengambilan bansos, baik bantuan sosial tunai (BST) sebesar Rp 600 ribu per KPM ataupun bansos beras 10 kg per KPM agar tidak dilakukan di tempat-tempat umum.
“Jangan dikumpulkan di tempat umum seperti ini. Tadi saya tanya (masyarakat) ada yang ke sini jauh naik kendaraan umum naik ojek, kan jadi uang yang diberikan ini jadinya kebuang juga kan. Sebaiknya proaktiflah, PT Pos datang ke lokasi dengan berasnya diantar ke rumah-rumah,” tegas dia, Jumat (6/8).
Menurut dia, paling tidak penyaluran bansos ke rumah warga dapat bekerja sama dengan pihak RT, RW, Dasawisma, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, bahkan aparat TNI dan Polri. Selain memudahkan masyarakat, itu juga mengurangi potensi kerumunan penyebab penularan Covid-19.
“PT Pos sudah tahu kok itu. Kan sudah ada itu, biaya untuk transport juga sudah dihitung, dimasukkan di dalam PT Pos. Jadi itu sudah dihitung bagian dari kontrak antara Kementerian Keuangan, Kementerian Sosial, dan PT Pos,” ucapnya.rn(Fajar)rn


