Politik
Percepat Energi Terbarukan, Presiden Prabowo Perintahkan Pembangunan 100 Gigawatt Tenaga Surya
Published
7 bulan agoon
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat transformasi sektor energi nasional di tengah dinamika global yang menuntut ketahanan dan kemandirian energi. Pemerintah, menurut Presiden, akan mendorong program elektrifikasi nasional melalui pengembangan energi terbarukan, khususnya tenaga surya dan geotermal.
Hal tersebut disampaikan Presiden dalam sambutannya pada acara tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara yang digelar di Wisma Danantara, Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Dalam kesempatan itu, Presiden menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia memiliki banyak alternatif sumber energi yang dapat dikembangkan untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
“Energi terbarukan dari tenaga surya, dalam waktu yang sesingkat-singkatnya kita akan membangun 100 gigawatt. Itu sudah perintah saya, sudah keputusan saya, dan kita akan buktikan kepada dunia bahwa kita bisa bergerak lebih cepat dan lebih efektif,” ujar Presiden.
Menurut Presiden Prabowo, dibandingkan banyak negara lain yang menghadapi kondisi lebih sulit, Indonesia justru memiliki keunggulan karena kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Potensi tersebut menjadi modal besar untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
Presiden menjelaskan bahwa Indonesia memiliki berbagai sumber energi alternatif yang dapat dikembangkan, mulai dari kelapa sawit, singkong, jagung, hingga tebu yang dapat diolah menjadi bahan bakar. Selain itu, Indonesia juga memiliki cadangan energi panas bumi yang sangat besar.
“Ini memaksa kita untuk melakukan akselerasi. Kita harus bergerak lebih cepat. Banyak negara dalam kondisi yang lebih sulit daripada kita. Kita punya kelapa sawit yang sangat banyak, nanti juga singkong yang cukup. Kita bisa menghasilkan bahan bakar dari jagung dan tebu. Kita juga memiliki potensi geotermal yang sangat besar, bahkan salah satu cadangan terbesar di dunia yang belum sepenuhnya dimanfaatkan,” jelas Presiden.
Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa percepatan pembangunan energi terbarukan tersebut merupakan wujud keseriusan Indonesia dalam menghadapi tantangan global sekaligus menunjukkan kepada dunia bahwa bangsa Indonesia mampu bergerak cepat dan efektif.
Dengan transformasi energi yang terarah dan berkelanjutan, Indonesia diharapkan tidak hanya mampu mencapai kemandirian energi, tetapi juga menjadi salah satu kekuatan penting dalam peta energi masa depan dunia.
DPC Gerindra Purbalingga Jalankan ASRI, Gotong Royong Bersihkan Sungai Cilapar
DPC Gerindra Kudus Hidupkan Semangat ASRI Lewat Kerja Bakti di Makam Pahlawan
DPC Gerindra Semarang Turun ke Jalan, Wujudkan Lingkungan Bersih dan Hijau
Wujudkan Ekonomi Hijau, DPD Gerindra DIY dan DPC Gerindra Bantul Bersih-Bersih Pantai Baru
Gerindra Ngaliyan Ajak Warga Sambut Musim Hujan dengan Penghijauan dan Bersih Lingkungan
Kunker di Tasikmalaya, Menhan Sjafrie Tinjau Yonif TP 335/Macan Sukapura: Tegaskan Sinergitas TNI-Pemda dan Tugas Pengabdian kepada Rakyat
Soroti Krisis Hunian, Syaiful Huda Minta Program 3 Juta Rumah Benahi Masalah Lahan
Maman Imanul Haq: Pemberhentian Rektor UINSA Sudah Tepat, Jadi Pelajaran bagi Kemenag
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

