Connect with us

Nasional

Pertahanan Indonesia 10 Besar Dunia, Menhan: Ancaman Nyata Pelanggaran Perbatasan

Published

on

Kabarpolitik.com, JAKARTA–Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu mengatakan penilaian kekuatan pertahanan suatu negara bukan hanya dilihat dari kekuatan alutsistanya saja, juga bagaimana kekuatan rakyat mampu mengatasi berbagai ancaman.

Artinya seluruh rakyat itu harus berpartisipasi membela dan mempertahankan negara dari segala bentuk ancaman. Indonesia saat ini masuk dalam jajaran 10 besar kekuatan pertahanan, salah satu faktornya adalah karena meningkatnya kesadaran bela negara seluruh rakyat Indonesia.

“Jadi kalau ada yang bilang masalah pertahanan tidak baik itu tidak benar. Sekarang kita nomor 10 atau 11 dari 193 negara. Artinya pertahanan kita ini kuat, masuk sepuluh besar,” ujar Menhan saat memberikan pengarahannya kepada segenap Prajurit TNI di jajaran Korps Pasukan Khas TNI Angkatan Udara di Hanggar Skadron 45, Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta, belum lama ini.

Dalam kebijakan pembangunan kekuatan alutsista, menurut Menhan disesuaikan dengan hakikat ancaman terhadap pertahanan negara sehingga lebih efektif, efisien, dan tepat guna.

“Sebagai Menhan, saya dalam membangun kekuatan pertahanan negara itu dilihat dari hakikat ancaman, dari hakikat ancaman itulah kita dapatkan tugas-tugas apa yang harus dilaksanakan,” kata Menhan.

Advertisement

Ancaman perang terbuka antarnegara menggunakan kekuatan senjata, menurut Menhan dikategorikan sebagai ancaman belum nyata. Tetapi dapat menjadi nyata kalau kedaulatan, keutuhan, dan keselamatan bangsa terganggu.

Sedangkan ancaman nyata yang dihadapi saat ini adalah ancaman terorisme, bencana alam, pemberontakan, narkoba, pencurian sumber daya alam, dan pelanggaran wilayah perbatasan. “Ancaman-ancaman ini adalah ancaman nyata yang berulang – ulang, dan harus dihadapi serta direspons dengan baik,” ungkap Menhan.

Lebih lanjut Menhan juga mengingatkan, ancaman yang berbahaya saat ini adalah ancaman terhadap mainset yakni ancaman terhadap ideologi Pancasila yang merupakan pemersatu bangsa.

Hadir mendampingi Menhan dalam kesempatan ini, Komandan Korpaskhas Marsda TNI Eris Widodo Yuliastono. Pengarahan ini diikuti sebanyak 1.000 Personel Prajurit Korpaskhas yang berdinas di Jakarta, Bogor, Subang dan Bandung.

Dankopaskhas menyampaikan terima kasih kepada Menhan atas kunjungannya dan berkesempatan memberikan pengarahan kepada Prajurit Korpaskhas. Pengarahan ini menurutnya sangatlah penting yang akan dapat memberikan semangat dan motifasi bagi Prajurit Korpaskhas TNI AU dalam meningkatkan profesionalismenya. (jpnn)

Advertisement

rn

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...