Connect with us

Politik

Potensi Hutan Belum Maksimal, Endang Setyawati Thohari Minta Inovasi Lebih Dimanfaatkan

Published

on

Anggota Komisi IV DPR RI, Endang Setyawati Thohari, menekankan pentingnya penguatan strategi jangka panjang dalam pengelolaan hutan nasional saat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI ke Balai Diklat Kehutanan Rumpin, Kabupaten Bogor, Selasa (31/3/2026).

Dalam kegiatan bertajuk “Temu Penyuluh Kehutanan dan Kelompok Tani Hutan”, Endang menyampaikan bahwa transformasi kelembagaan dari Badan Latihan Kehutanan (BLK) menjadi Badan Pengembangan SDM merupakan langkah strategis, terutama dalam menjembatani hasil riset dengan implementasi di masyarakat.

“Badan SDM ini seharusnya menjadi satu kesatuan dengan badan penelitian dan pengembangan, karena merekalah yang bertugas mensosialisasikan hasil penelitian kepada masyarakat,” ujar Endang.

Srikandi Gerindra itu juga menyoroti bahwa berbagai inovasi teknologi kehutanan yang telah dihasilkan selama ini belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

“Inovasi teknologi yang kita miliki seringkali belum dikembangkan untuk masyarakat. Contohnya pengembangan sereh, madu, dan jamur, namun belum tersosialisasi secara luas,” tambahnya.

Advertisement

Menurut Endang, potensi hasil hutan non-kayu seperti rempah-rempah dan produk turunannya sangat besar dalam meningkatkan kesejahteraan petani hutan. Ia mencontohkan pemanfaatan rempah Indonesia yang telah digunakan dalam industri kosmetik global, namun belum dikenal sebagai identitas nasional.

“Rempah-rempah kita digunakan dalam produk kosmetik dunia, tetapi tidak pernah disebutkan berasal dari Indonesia. Ini yang harus kita dorong dan populerkan,” tegasnya.

Selain itu, Endang mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian hutan dan tidak mengalihfungsikannya secara sembarangan menjadi lahan pangan, mengingat adanya konsep agroecological zone.

“Tanaman hutan tidak boleh dibabat begitu saja. Hutan memiliki fungsi penting untuk mencegah erosi dan longsor. Ini harus dijaga dan dikembangkan,” ucapnya.

Ia juga mengungkapkan potensi tanaman hutan seperti picung atau keluwak, yang dapat dikembangkan sebagai bahan pengawet alami, seperti yang digunakan dalam masakan khas Jawa Timur, rawon.

Advertisement

Kunjungan ini diharapkan dapat mendorong penguatan sinergi antara riset, kebijakan, dan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi kehutanan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...