Politik
Presiden Prabowo Bahas Eskalasi Timur Tengah, Indonesia Siap Jadi Mediator Perdamaian
Published
5 bulan agoon
Presiden Prabowo Subianto secara langsung membahas perkembangan situasi domestik dan global terkini, termasuk dinamika yang terus berkembang di kawasan Timur Tengah, bersama sejumlah tokoh nasional. Pembahasan tersebut berlangsung dalam acara silaturahmi dan diskusi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/3/2026).
“Seperti yang sudah disampaikan, Bapak Presiden menyampaikan beberapa hal terkait perkembangan situasi global maupun domestik dalam beberapa waktu terakhir, termasuk situasi terbaru yang sedang berkembang di Timur Tengah,” ujar Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono kepada awak media.
Terkait meningkatnya eskalasi di kawasan tersebut, Menlu menegaskan pemerintah telah mengambil langkah antisipatif untuk melindungi warga negara Indonesia (WNI). Ia mengungkapkan telah menginstruksikan Duta Besar Republik Indonesia di Teheran untuk menyiapkan langkah-langkah evakuasi bagi WNI di wilayah terdampak.
“Perlu diketahui, tidak semua WNI di wilayah terdampak menyampaikan keinginan untuk dievakuasi. Namun, ada beberapa yang bersedia untuk dievakuasi dari wilayah Iran, dan saya perintahkan untuk melaksanakan evakuasi bertahap tersebut,” katanya.
Menlu menambahkan bahwa situasi masih sangat dinamis dan pemerintah akan terus memantau perkembangannya secara saksama.
“Tadi juga disampaikan oleh Bapak Presiden bahwa apapun yang akan terjadi, kita harus siap menghadapi segala kemungkinan,” lanjutnya.
Dalam keterangannya, Menlu juga menjelaskan komunikasi yang telah dilakukan dengan Menteri Luar Negeri Iran. Menurut Sugiono, Iran menyampaikan penjelasan mengenai posisinya, sementara Indonesia menegaskan sikap konsistennya dalam mendorong perdamaian.
“Kami menyampaikan bahwa Indonesia menyesalkan kegagalan perundingan yang berujung pada eskalasi. Kami juga menekankan prinsip penghormatan terhadap integritas dan kedaulatan wilayah suatu negara, serta pentingnya kembali ke meja perundingan,” ucapnya.
Selain itu, Indonesia juga menyatakan kesiapan untuk berperan sebagai mediator dalam upaya meredakan ketegangan.
“Yang pasti, kami kembali menyampaikan keinginan Bapak Presiden untuk menjadi mediator dalam upaya mendinginkan dan menurunkan eskalasi di wilayah tersebut. Pandangan tersebut juga telah diterima,” tutup Menlu Sugiono.
Wamenhan Lepas Pelayaran Widya Wisata Serdik P3MD Batch 1 Menuju Bali
Irjen Kemhan RI Perkuat Kerja Sama Pendidikan Pertahanan dengan King’s College London
Wamenhan RI Buka Kejuaraan Tenis Piala Wamenhan Tahun 2026
Wakili Menhan RI, Irjen Kemhan Hadiri Farnborough International Airshow 2026 di Inggris Raya
Obon Tabroni Minta Data BPJS Kesehatan Dicocokkan dengan Kondisi Riil di Daerah
Obon Tabroni Desak BGN Percepat Pembangunan Dapur MBG di Luar Jawa
Putih Sari Apresiasi Program PEKA BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Kemandirian Peserta
Rokhmat Ardiyan Dorong Penguatan Cadangan BBM demi Wujudkan Swasembada Energi
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Perolehan Medali Sea Games 2025, Indonesia Sementara Kumpulkan 62 Emas
Turn Back Hoax: [SALAH] Ditemukan Gunung Emas Baru di Papua
Salat Jumat di Masjid Abdullah Noor Pecenongan, Wapres Sapa Warga dan Salurkan Bantuan Sembako
Ketua ICMI Orda Kota Bekasi Inayatullah Hadiri Kajian Tafsir Tematik

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

