Politik
Presiden Prabowo: Bonus Atlet Bukan Upah, tapi Amanah dan Tabungan Masa Depan
Published
7 bulan agoon
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penghargaan dan bonus yang diberikan negara kepada atlet berprestasi bukan sekadar pembayaran, melainkan amanah dan tabungan masa depan atas pengorbanan serta dedikasi mereka kepada bangsa dan negara.
Hal tersebut disampaikan Presiden saat memberikan penghargaan kepada atlet peraih prestasi pada ajang SEA Games ke-33 Thailand Tahun 2025 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2026).
“Kalau kita memberi penghargaan berupa uang, maksudnya justru untuk menjadi tabungan di masa yang akan datang. Ini bukan sekadar membayar upah, tetapi bentuk penghargaan,” ujar Presiden Prabowo.
Presiden menekankan bahwa prestasi di tingkat internasional lahir dari pengorbanan besar, baik waktu, tenaga, maupun kenyamanan hidup, serta membutuhkan ketangguhan mental yang kuat.
“Menjadi atlet internasional membutuhkan mental yang khusus. Orang yang tidak punya semangat tidak mungkin bisa tampil di tingkat internasional,” tegasnya.
Presiden juga menyoroti semangat juang atlet yang tetap bertanding meski berada dalam kondisi sulit, termasuk atlet eventing berkuda yang berlaga meski mengalami cedera. Menurut Presiden, semangat tersebut merupakan teladan yang layak dihargai, seraya mengapresiasi langkah Panglima TNI yang memberikan kenaikan pangkat kepada atlet tersebut.
Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan bahwa bonus atlet dan pelatih disalurkan secara transparan dan langsung kepada penerima. Kemenpora juga membekali atlet dan pelatih dengan literasi keuangan sesuai arahan Presiden.
Presiden Prabowo pun berpesan agar bonus digunakan secara bijak dan bertanggung jawab. Ia menegaskan negara akan terus hadir menghargai perjuangan atlet yang mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
Sebagai informasi, atlet perorangan peraih emas menerima bonus Rp1 miliar, perak Rp315 juta, dan perunggu Rp157,5 juta. Atlet ganda peraih emas mendapat Rp800 juta, perak Rp252 juta, dan perunggu Rp126 juta. Atlet beregu peraih emas memperoleh Rp500 juta, perak Rp220,5 juta, dan perunggu Rp110,25 juta.
Para pelatih juga mendapatkan bonus sesuai kategori dan capaian prestasi atlet yang dibinanya.
Menhan Tinjau Marshaling Area Yonif TP 941/Singa Perbangsa, Tekankan Pengabdian Prajurit untuk Rakyat dan Negara
Menhan Tinjau Marshaling Area Yonif TP 939/Macan Putih, Dorong Pemberdayaan Wilayah Dan Kemanunggalan TNI Dengan Rakyat
Wamenhan RI Terima Audiensi Rektor Unhan beserta DPP KIPI, Bahas Penguatan Ilmu Pertahanan
Wamenhan Terima Audiensi Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung
Sufmi Dasco Ahmad Fasilitasi Penyelesaian Aspirasi Pekerja PT Sinergi Gula Nusantara
Keselamatan Nelayan Jadi Prioritas, Novita Wijayanti Salurkan Life Jacket di Cilacap
Gerindra Serang Wujudkan Mimpi Pelajar Kurang Mampu untuk Melanjutkan Pendidikan
Presiden Prabowo: Anak Buruh dan Petani Jadi Lulusan Terbaik IPDN, Bukti Meritokrasi Berjalan
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Perolehan Medali Sea Games 2025, Indonesia Sementara Kumpulkan 62 Emas
Turn Back Hoax: [SALAH] Ditemukan Gunung Emas Baru di Papua
Salat Jumat di Masjid Abdullah Noor Pecenongan, Wapres Sapa Warga dan Salurkan Bantuan Sembako
Ketua ICMI Orda Kota Bekasi Inayatullah Hadiri Kajian Tafsir Tematik

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

