Nasional
Prostitusi di Dolly Masih Ada, Ini Buktinya
Kabarpolitik.com, SURABAYA – Meski telah dinyatakan ditutup secara resmi pada akhir 2014 lalu, bisnis esek-esek di lokalisasi Dolly dan Jarak terbukti masih menggeliat.
Terbukti, aparat dari Polsek Sawahan kembali berhasil mengungkap praktik prostitusi di eks gang Dolly pada Sabtu malam (20/10). Satu mucikari dan empat pekerja seks komersial (PSK) berhasil diamankan. Mereka digerebek saat sedang melayani tamu di sebuah rumah kos di Jalan Jarak 21 Surabaya.
Mucikari yang ditangkap adalah ID, 57, warga Jalan Kupang Gunung Timur, Surabaya. Sedang empat PSK yang diamankan adalah Li (28), warga Bantur, Malang.
NM (28), warga Dukuh Kupang Timur, SS (27) warga Bumiarjo, dan Mu (37) warga Tutur Pasuruan.
Selain mereka juga diamankan dan dimintai keterangan tiga orang lelaki hidung belang yang menggunakan jasa mereka.
Kanit Reskrim Polsek Sawahan, AKP Hariyoko Widhi mengatakan, penangkapan ID berdasarkan informasi dari masyarakat.
“Tersangka merupakan mucikari yang sudah lama beroperasi. Bahkan berdasarkan keterangannya kepada penyidik dia sudah menjadi mucikari sejak umur 15 tahun,” ungkap AKP Hariyoko, Minggu (21/10).
Tarif PSK yang ditawarkan ID sangat terjangkau yakni antara Rp 250 hingga Rp 300 ribu.
Kepada peminat, ID menunjukkan foto-foto koleksi PSK-nya. Setelah deal, ID lantas menghubungi PSK yang dipilih oleh pelanggan untuk bersiap. (sb/yua/jay/JPR/JPC)
rn
source


