Connect with us

Nasional

Puasa di Matsue, Sulit Kita Menemukan Masjid

Published

on

Kabarpolitik.com, MAKASSAR — Suasana Ramadan di Kota Matsue, Jepang cukup panas karena bertepatan dengan musim panas. Hal ini dirasakan Mahasiswa asal Sulsel, Mutia Larasati.

Matahari akan terbit lebih awal dan terbenam lebih lama, yang menyebabkan waktu berpuasa lebih panjang dibanding di Indonesia yakni 16 jam. Sahur dilakukan lebih cepat pada Pukul 02.00 dini hari dan berbuka puasa pada pukul 19.00.

Dalam menjalani bulan Ramadan, mahasiswa dan pekerja muslim di Jepang, berbaur dengan umat muslim dari penjuru dunia. Mereka saling berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara lainnya dan membentuk komite Ramadan yang bertanggung jawab atas kegiatan organisasi selama puasa.

Secara rutin, organisasi menggelar buka puasa bersama, hingga salat tarawih berjemaah. Masyarakat muslim tidak perlu takut dan risih untuk puasa di negara minoritas muslim seperti di Matsue, karena masyarakatnya begitu menjaga toleransi. Bahkan, pelajar-pelajar dari berbagai negara pun demikian

“Masyarakat disini menghabiskan waktu dengan aktivitas super padat,” ujarnya.

Advertisement

Namun, karena di negara tersebut banyak mayoritas non muslim sehingga di sepanjang jalan, tentu toko-toko makanan akan tetap buka pada siang hari. Makanan spesial untuk berbuka juga mungkin tidak akan ditemukan di Negeri Sakura ini. “Kalau makan sahur pun saya biasanya makan di kamar saja. Momen ini menjadi kesan dan pengalaman sangat menarik tersendiri bagi saya,” ungkapnya.

Jika ingin berjalan-jalan mengunjungi danau, bisa mengunjungi danau terbesar di Jepang yaitu Danau Sinji dan Danau Nakanoumi yang terletak di Matsue. Itulah mengapa Matsue disebut kota ini Misu-no-Miyako atau “Kota Air”. Tempat ini sangat ramai dikunjungi para wisatawan maupun warga Matsue.

Mutia Larasati merupakan mahasiswa Prodi Sastra Jepang, Universitas Hasanuddin. Di Matsue, Jepang Mutia mengikuti kegiatan Program Student Exchange di Shimane University.

***

Di Matsue, Jepang sulit menemukan masjid. Sehingga bagi yang berpuasa akan lebih sering berwisata di kastil untuk sekadar ngabuburit.

Advertisement

Mutia Larasati misalnya yang senang mengujungi Kastil Matsuejo. Di jantung kota Matsue berdiri kokoh bangunan Kastil Matsuejo sejak 1611. Kastil ini merupakan salah satu kastil asli Jepang dengan konstruksi dinding batu besar yang kokoh. Tempat ini merupakan tempat wisata menarik dengan perpaduan keindahan alam dan budaya. “Sangat bagus untuk tempat ngabuburit karena sunsetnya juga indah,” ungkapnya.

Di sebelah barat kota Matsue juga terdapat kuil dengan arsitek tertua Jepang dengan gaya Izumo Taisha. Dibangun di awal tahun 700-an. Kuil ini adalah salah satu tempat suci paling penting bagi masyarakat setempat dan memainkan peran sentral dalam mitologi penciptaan negara tersebut. Pada musim tertentu, biasanya di tanggal 10 sampai 17 hari umur bulan yang mereka sebut bulan Kamiarizuki (bulan dengan dewa-dewa), dipercaya tujuh juta Dewa Shinto dari seberang negeri berkumpul di Izumo Taisha.

Oleh karena itu, pengunjung datang beribadah meminta jodoh dan kebahagiaan perkawinan dalam sebuah festival Kamiari pada hari tersebut. (ind/dni)

 

rn

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...