Politik
Rahayu Saraswati Minta Evaluasi Desa Wisata, Prioritas Peningkatan Status dan Dampak Ekonomi
Published
8 bulan agoon
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, menilai KPI (Key Performance Indicator) Program Desa Wisata seharusnya diukur dari peningkatan kualitas desa, misalnya dari status rintisan menjadi mandiri, bukan sekadar bertambahnya jumlah desa wisata baru.
“KPI jangan berdasarkan bertambahnya jumlah desa wisata. KPI kita adalah berapa banyak yang naik kelas kualitasnya. Ini harus disepakati dan disampaikan dalam rapat komisi,” ujarnya.
Rahayu menekankan perlunya roadmap atau peta jalan yang realistis, mengingat keterbatasan anggaran pemerintah pusat. Pembagian peran antar-level pemerintah dianggap kunci: desa rintisan didorong kabupaten/kota, desa berkembang oleh provinsi, dan desa maju difokuskan oleh pemerintah pusat.
Komisi VII DPR menilai tidak semua desa perlu dipaksakan menjadi desa wisata. Evaluasi berkala penting agar hanya desa dengan potensi dan tata kelola memadai yang dikembangkan lebih lanjut. Dengan pendekatan ini, desa wisata diharapkan tidak sekadar label administratif, tetapi mampu menjadi destinasi pariwisata yang berkelanjutan.
Dorongan perubahan KPI ini dimaksudkan untuk memperkuat arah kebijakan Kemenpar, agar program desa wisata ke depan lebih berdampak, terukur, dan berorientasi pada kualitas pengelolaan serta manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Dalam rapat Panja Standarisasi Pariwisata Komisi VII DPR RI dengan Kemenpar di Jakarta, Wakil Ketua Komisi VII, Evita Nursanty, menegaskan pentingnya fokus pada kualitas.
“Berbicara desa wisata bukan soal kuantitas, tetapi kualitas. Harus ada target kenaikan status yang jelas dari tahun ke tahun,” katanya, Rabu (21/1/2026).
Data Kemenpar menunjukkan dari total 6.185 desa wisata nasional, 78,20% masih berstatus rintisan, sementara desa wisata mandiri baru 0,55%. Kondisi ini menegaskan perlunya fokus pada hasil nyata, yakni peningkatan kelas desa wisata secara terukur.
DPD Gerindra Jabar Turun Langsung Layani Warga Cirebon Lewat Program Dokling
Ribuan PMI Nonprosedural Dipulangkan, Ade Rezki Minta Pemerintah Perkuat Edukasi
PD PIRA Kalteng Salurkan Bantuan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla
DPC Gerindra Purbalingga Jalankan ASRI, Gotong Royong Bersihkan Sungai Cilapar
DPC Gerindra Kudus Hidupkan Semangat ASRI Lewat Kerja Bakti di Makam Pahlawan
DPC Gerindra Semarang Turun ke Jalan, Wujudkan Lingkungan Bersih dan Hijau
Wujudkan Ekonomi Hijau, DPD Gerindra DIY dan DPC Gerindra Bantul Bersih-Bersih Pantai Baru
Gerindra Ngaliyan Ajak Warga Sambut Musim Hujan dengan Penghijauan dan Bersih Lingkungan
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

