Politik
Ramson Siagian Tegaskan Pentingnya Keberlanjutan SPBU Satu Harga di Papua
Published
11 bulan agoon
Anggota Komisi XII DPR RI, Ramson Siagian, menegaskan pentingnya menjaga keberlanjutan kebijakan SPBU Satu Harga di wilayah Papua. Menurutnya, kebijakan ini merupakan wujud nyata pemerataan akses energi bagi masyarakat di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), yang kerap menghadapi tantangan logistik tinggi.
Ramson menjelaskan, saat ini terdapat 12 SPBU Satu Harga yang beroperasi di seluruh wilayah Papua, termasuk di Kota Jayapura. Menariknya, di Jayapura terdapat dua jenis SPBU, yakni SPBU reguler dan SPBU Satu Harga. Hal ini disebabkan oleh kondisi geografis Papua yang berbatasan langsung dengan Papua Nugini serta memiliki medan distribusi yang berat dan jarak antar wilayah yang cukup jauh.
“Untuk daerah-daerah terpencil, kebijakan SPBU Satu Harga sangat penting. Kalau tidak ada, biaya transportasi dan logistik akan membuat harga BBM di daerah tersebut jauh lebih mahal dibanding wilayah lain,” ujar Ramson Siagian dalam rapat bersama Pertamina di Jayapura, Papua, Selasa (28/10/2025).
Ia menegaskan bahwa Pertamina Patra Niaga harus memastikan biaya distribusi atau subsidi logistik tidak dibebankan kepada masyarakat. Dengan demikian, warga Papua dapat memperoleh BBM, elpiji, dan minyak tanah dengan harga yang sama seperti masyarakat di wilayah lain Indonesia.
“Kebijakan Satu Harga ini adalah bentuk keadilan energi yang harus terus dijaga,” tegasnya.
Ramson juga mengapresiasi kinerja Pertamina yang dinilai berhasil menjaga ketersediaan stok energi di Papua tetap stabil. Berdasarkan data Komisi XII DPR, rata-rata stok BBM di Papua mencapai 21 hari, sementara stok elpiji mencapai 61 hari, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional. Kondisi ini menunjukkan kesiapan yang baik menjelang Natal dan Tahun Baru 2025.
Lebih lanjut, Ramson menegaskan bahwa Papua merupakan lumbung energi nasional, sehingga pemerintah dan Pertamina harus memastikan kebijakan energi di wilayah tersebut tetap adil dan berkelanjutan.
“Walaupun biaya operasional di Papua lebih tinggi, secara nasional Pertamina tetap memperoleh keuntungan. Karena itu, negara perlu menjaga keseimbangan antara efisiensi bisnis dan tanggung jawab sosial,” pungkas Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.
You may like
Sugiat Santoso Ungkap Temuan 10 Bangunan di Lapas Cibinong, Minta Segera Ditertibkan
Presiden Prabowo Subianto Resmikan Wajah Baru Museum Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya
Kenang Jasa Pahlawan Revolusi, Presiden Prabowo Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026
Presiden Prabowo Siapkan Bantuan Pangan dan Subsidi Upah Kuartal IV untuk Jaga Daya Beli Masyarakat
Harap Polri Makin Dekat dengan Rakyat, PKB Dukung Pergantian Kapolri
Karopeg Setjen Kemhan Pimpin Laporan Korps Kenaikan Pangkat TNI dan PNS Kemhan, Momentum Perkuat Tanggung Jawab dan Profesionalisme
Kemhan RI Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026
3 Anggota DPRD Fraksi Gerindra di Jatim Diamankan Terkait Narkoba: Muhammad Ukasyah, Asrila Diska dan Afif Reza
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

