Connect with us

Nasional

Sadari Dini Kanker Payudara, Dokter: Rata-rata Sudah Stadium Lanjut

Published

on

Kabarpolitik.com, JAKARTA – Kanker payudara merupakan jenis kanker yang tertinggi prevalensinya pada perempuan di Indonesia. Kanker payudara memiliki peluang smebuh jika ditemukan lebih dini.

Untuk itu, dalam momentum Bulan Kesadaran Kanker Payudara setiap Oktober, perempuan diminta untuk meningkatkan kesadaran dalam deteksi dini kanker payudara.

Kanker payudara biasanya menyerang perempuan berusia di atas 50 tahun. Namun, tidak menutup kemungkinan juga bagi perempuan muda mengidap tumor atau kanker payudara. Bahkan, kaum lelaki tak jarang mengidap kanker payudara.

Dokter Spesialis Bedah dan Konsultan Bedah Onkologi dr. Sonar Sonny Panigoro Sp.B.Onk mengungkapkan kanker payudara lebih sering diketahui pada stadium lanjut (70 persen) sehingga angka kematiannya tinggi. Jika ditemukan pada tahap lebih dini dapat menurunkan angka kematian dan menghemat pembiayaan kesehatan yang sangat tinggi.

“Kesadaran wanita di tanah air untuk memeriksa payudaranya sejak dini masih rendah. Rata-rata, pasien yang datang baru menyadari saat tingkat perkembangan sel kanker sudah stadium lanjut. Di mana pun breast cancer, di Indonesia ini berbeda, sebanyak 75 persen pasien yang datang itu sudah stadium lanjut,” kata Sonar baru-baru ini.

Advertisement

Angka itu terbalik dengan data di negara maju. Para pasien di negara maju justru sebanyak 80 persen datang ke dokter sejak masih gejala awal atau sejak dini.

“Sehingga pengobatan yang dilakukan pun lebih sederhana, dan peluang sembuhnya lebih tinggi yaitu bisa 90-100 persen,” kata Sonar.

Sonar menilai semestinya di era modern dan teknologi serbacanggih saat ini, sudah tak ada lagi wanita yang tidak melek informasi. Para wanita bisa mendapatkan berbagai informasi dengan mudah.

Jika masih stadium awal, pasien kanker payudara bisa lebih cepat ditangani. Namun sayangnya, banyak pasien di Indonesia merasa takut untuk memulai sejak dini.

“Takut adalah hal normal, tetapi sayangnya banyak yang sudah ke mana-mana tidak percaya, malah ke pengobatan alternatif. Saat kembali lagi, malah justru dalam keadaan yang sudah memburuk. Kesadaran deteksi dini itu penting,” tegasnya. (ika/JPC)

Advertisement

rn
source

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...