Politik
Satrio Dimas: Hampir 90 Persen Bantuan Politik Gerindra Kembali ke Masyarakat Lewat Pendidikan Politik
Published
2 jam agoon
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra menegaskan komitmennya untuk mengelola bantuan keuangan partai politik secara transparan, akuntabel, dan sesuai peraturan perundang-undangan. Pada 2025, Partai Gerindra menerima bantuan keuangan dari pemerintah sebesar sekitar Rp20,1 miliar, dengan 88 persen anggarannya dialokasikan untuk pendidikan politik.
Hal itu disampaikan Bendahara Umum DPP Partai Gerindra, Satrio Dimas Adityo, dalam acara Penyampaian dan Penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) Bantuan Keuangan Partai Politik Tahun Anggaran 2026 di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta, Jumat (31/7/2026).
Satrio menjelaskan, anggaran pendidikan politik digunakan untuk berbagai kegiatan kaderisasi, seperti pelatihan kader, proses rekrutmen dan seleksi kader di daerah, Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas), kegiatan organisasi sayap partai, hingga peringatan hari ulang tahun Partai Gerindra.
“Bantuan keuangan partai politik dari APBN harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat. Karena itu, mayoritas anggaran kami gunakan untuk pendidikan politik, membangun kesadaran berpolitik, berpartai, serta memperkuat ideologi kebangsaan,” ujar Satrio.
Ia menambahkan, seluruh penggunaan anggaran didukung sistem administrasi yang tertib dan terdokumentasi dengan baik. Setiap kegiatan dicatat, dilaporkan, dan dipertanggungjawabkan sesuai petunjuk teknis dan ketentuan dari Kementerian Dalam Negeri, termasuk kelengkapan administrasi peserta.
Menurutnya, standar tata kelola tersebut akan terus dipertahankan pada pengelolaan bantuan politik tahun 2026. Gerindra juga terus memperluas program pelatihan kader melalui kegiatan Laskar Gerindra yang saat ini berlangsung di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten, sebelum diperluas ke berbagai daerah lainnya.
Satrio menegaskan, keterbukaan pengelolaan dana bantuan politik merupakan bagian dari komitmen Partai Gerindra untuk menjadi partai modern yang menjunjung tinggi akuntabilitas dan profesionalisme.
“Kami ingin masyarakat mengetahui secara terbuka dana yang kami terima, bagaimana digunakan, dan bagaimana dipertanggungjawabkan. Kami juga mengimbau seluruh DPD dan DPC Gerindra di Indonesia menerapkan prinsip yang sama dalam mengelola bantuan politik dari APBD agar kepercayaan publik terhadap partai politik terus meningkat,” pungkasnya.
You may like
Satrio Dimas: Hampir 90 Persen Bantuan Politik Gerindra Kembali ke Masyarakat Lewat Pendidikan Politik
Wamenhan RI Terima Audiensi Wali Kota Subulussalam, Bahas Penguatan Pendidikan dan Pertahanan Daerah
Rokhmat Ardiyan Bawa Listrik Gratis ke Desa Jambar, Siap Perjuangkan Infrastruktur Warga
Tebar Kepedulian, Bahtra Banong Salurkan Sembako bagi Warga Kurang Mampu di Kendari
Danang Wicaksana: Gerindra Komitmen untuk Transparansi, Pengelolaan Bantuan Keuangan Partai Selalu Terbuka dan Akuntabel
Sekjen Kemhan Tutup Diklat SPPI 2026, Lulusan SPPI Siap Jadi Penggerak Pembangunan Desa dan Pesisir
Presiden Prabowo: Transformasi Bangsa Harus Sejalan dengan Kelestarian Lingkungan
Presiden Prabowo Tegaskan Pemerintah Terus Percepat Program Pro Rakyat dan Penguatan Ekonomi
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Perolehan Medali Sea Games 2025, Indonesia Sementara Kumpulkan 62 Emas
Turn Back Hoax: [SALAH] Ditemukan Gunung Emas Baru di Papua
Salat Jumat di Masjid Abdullah Noor Pecenongan, Wapres Sapa Warga dan Salurkan Bantuan Sembako
Ketua ICMI Orda Kota Bekasi Inayatullah Hadiri Kajian Tafsir Tematik

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

