Connect with us

Nasional

Secercah Harapan Rektor UIN Sunan Kalijaga untuk MUI di Kala Milad Ke-46

Published

on

JAKARTA –Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah hadir untuk membingkai kerukunan antarumat beragama selama 46 tahun lamanya. Tepat pada perayaan ulang tahun ke-46, MUI mendapat banyak ucapan, doa, serta harapan dari berbagai kalangan masyarakat. Ucapan tersebut salah satunya berasal dari rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Al Makin, yang mengutarakan harapannya untuk MUI.

“MUI berperan luar biasa bagi umat Islam di Indonesia sejak didirikannya lembaga ini, untuk itu diharapkan kedepannya MUI dapat lebih mengayomi masyarakat Indonesia yang keadaan suku,budaya, dan agamanya beragam ini,” ujar Al Makin saat ditanya oleh tim MUI.OR.ID perihal harapannya pada MUI.

Di perkembangan zaman saat ini, keadaan masyarakat Indonesia cenderung lebih heterogen. Indonesia sendiri dikenal dengan negara yang multi agama, etnis, serta kultural sehingga menurut Al Makin, keadaan yang semakin beragam ini menuntut lembaga keagamaan seperti MUI untuk lebih berperan aktif dalam menjaga kerukunan dan toleransi antar sesama.

Namun untuk mewujudkan hal tersebut, tentu bukanlah perkara yang mudah melainkan ada tantangan-tantangan tersendiri yang harus dihadapi oleh MUI. Oleh sebab itu, dibutuhkan kerjasama dari semua pihak untuk mewujudkan hal ini. Selain tentang toleransi dan kerukunan, Al Makin juga menuturkan bahwa ada hal esensial lainnya yang perlu diperhatikan dan mendapat respons dari MUI.

“Selain isu keragaman umat di Indonesia, saya kira MUI perlu merespon isu lainnya seperti isu iklim, deforestasi, peningkatan suhu, dan isu lingkungan lainnya. MUI meskipun bergerak di bidang keagamaan tapi dapat pula menjadi pelopor agar umat lebih peduli terhadap isu ini,” tutur Al Makin.

Advertisement

“Isu keragaman di Indonesia juga penting, keragaman di sini terdiri dari dua jenis keragaman flora fauna serta keragaman manusia seperti keragaman suku, etnis, iman, lembaga, dan lainnya,” lanjutnya.

MUI perlu memperhatikan perkembangan isu-isu tersebut demi mewujudkan bangsa Indonesia yang beradab dan mampu berkompetisi di dunia luas. Selain itu, menurut Al Makin, Indonesia saat ini juga memiliki corak politik multi partai, sehingga perlu bimbingan dan pengayoman dari MUI terkait etika politik yang baik dan benar di masyarakat, sehingga perpecahan yang disebabkan oleh permasalahan keragaman corak politik ini dapat direduksi.

“Konteksnya memang MUI adalah lembaga keagamaan yang biasa mengurusi bidang fatwa, fiqh, kalam, dan hadits. Tapi saya berharap MUI dapat mengayomi dan membimbing masyarakat di luar kerangka itu,” ujar Al-Makin.

Al-Makin memberikan contoh lainnya dalam hal ini, seperti hasil penelitian yang menyatakan bahwa Indonesia termasuk negara yang tingkat literasinya rendah. Dalam konteks ini, Al-Makin berpesan untuk MUI agar dapat mengayomi kaum muda atau milenial untuk meningkatkan minat baca. MUI bisa membimbing generasi muda ke arah yang lebih positif melalui cara bekerja sama dengan kampus, sekolah, ulama, dan ormas-ormas Islam lainnya untuk menyiapkan sarana bagi anak-anak muda ini mengasah dan meningkatkan minatnya dalam membaca.

“Seperti dinasti Abbasiyah dan Umayyah, banyak ilmuwan-ilmuwan muslim yang muncul dari mereka, hendaknya kita bisa mencontoh hal itu,” ujarnya.

Advertisement

“Nah dalam realisasinya MUI perlu melakukan pembimbingan dalam hal ini, untuk hal-hal yang sekiranya kurang mendapat perhatian lebih seperti bidang olahraga dan seni MUI dapat mengarahkan generasi muda ini ke arah sana,” katanya.

Pada intinya, Al Makin ingin agar semuanya saling bersinergi dalam mewujudkan kemajuan bangsa, tidak hanya dari segi akhlak dan agama, namun mencakupi keseluruhan aspek kehidupan.

“Ya, hendaknya MUI dapat menjadi tempat kembali kita, tempat dimana kita mendapat kenyamanan dan pengayoman secara utuh,” pungkas pria yang akrab dipanggil Makin ini. (Hurryyati Aliyah/Din)

rn

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...