Connect with us

Nasional

Selama Oktober, Berbagai Acara Digelar di Pasar Srondol Semarang, Datang Yuk!

Published

on

Kabarpolitik.com, SEMARANG – Pasca sidak yang dilakukan oleh Walikota Semarang Hendrar Prihadi di Pasar Srondol baru-baru ini, pasar yang terletak di Kecamatan Banyumanik tersebut mulai bergeliat. Sebelumnya pasar ini dikeluhkan sepi pengunjung.

Sesuai janji Walikota Semarang yang akrab disapa Hendi itu kepada para pedagang Pasar Srondol, sejumlah kegiatan pun mulai diinisiasi untuk menarik pengunjung berbelanja di 28 kios UMKM yang ada di pasar tersebut.

Adapun Pasar Srondol memang direvitalisasi pada tahun 2017 untuk menjadi pasar khusus UMKM Kota Semarang sebagai bagian dari upaya Walikota Hendi mengembangkan sektor pariwisata di Kota Semarang.

Di pasar ini, pengunjung bisa mendapatkan berbagai macam produk kerajinan tangan seperti kain batik, baju batik, tas batik, tas-tas unik dengan beraneka motif kain, souvenir-souvenir dan pernak-pernik lainnya.

Di pasar ini juga tersedia berbagai kios pusat oleh-oleh yang menjual beraneka ragam makanan khas salah satunya bandeng presto.

Advertisement

Produk-produk yang dijual di pasar ini memiliki kualitas yang terjamin dengan harga yang terjangkau. Selain menyediakan kios-kios UMKM, Pasar Srondol juga menyediakan fasilitas café dan coworking space untuk masyarakat yang dapat digunakan secara gratis.

Walikota Hendi menegaskan untuk menghidupkan Pasar Srondol Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Semarang akan mengadakan berbagai agenda yang akan diadakan di Pasar Srondol di bulan Oktober 2018 ini.

“Ada beberapa kegiatan yang akan diinisiasi untuk menarik pengunjung, misalnya membatik bersama, pelatihan jamu, pelatihan merajut, pelatihan sulampita, workshop batik malam dingin, kelas memasak, sulam pita melayu, dan pembuatan tas sederhana,” katanya.

“Acara-acaranya sendiri sengaja juga diadakan pada tanggal-tanggal terpisah agar ramainya bisa terus, tidak hanya satu dua hari saja,” lanjutnya.

Untuk detail acara yang dilaksanakan pada Selasa (2/10) ada kegiatan membatik bersama. Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB itu gratis untuk masyarakat umum di Pelataran Pasar Srondol. Kuota yang tersedia untuk kegiatan ini adalah 150 perserta. Peserta akan mendapatkan canting dan kain hasil cantingan bisa dibawa pulang.

Advertisement

Untuk pelatihan jamu dibuka gratis untuk masyarakat umum, diadakan setiap hari Senin (8, 15, 22/10) pukul 08.00 hingga 13.00 WIB. Di sini akan dipaparkan materi tentang pengenalan jamu dan potensi bisnisnya.

Sementara pelatihan sulampita akan diadakan setiap hari Selasa (9, 16, 23/10) pukul 08.00 WIB di Pelataran Pasar Srondol. Materi untuk pelatihan ini sudah terjadwal. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi narahubung di 085741235861.

Di hari Selasa (9/10) juga akan ada pelatihan sulam pita melayu (mawar) untuk masyarakat umum. Pelatihan ini dikenai biaya kontribusi sebesar Rp 50.000 dengan fasilitas snack dan paket sulam.

Setiap hari Rabu dan Sabtu (10, 17, 24/10) pukul 08.00 WIB akan diadakan pelatihan merajut untuk pemula dan ahli. Pelatihan ini tidak dipungut biaya dan bahan baku bisa dibeli sendiri di koperasi.

Pada hari Sabtu (13/10) ada workshop batik malam dingin. Acara ini dibuka untuk masyarakat umum dengan kontribusi pelatihan sebesar Rp 50.000. Peserta akan mendapatkan fasilitas antara lain kerudung alat, snack, dan makan siang. Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi narahubung di 087777702866.

Advertisement

Pelatihan pembuatan tas sederhana dibuka untuk masyarakat umum akan diadakan pada hari Selasa (16/10) dengan biaya kontribusi pelatihan sebesar Rp 50.000. Peserta sudah mendapatkan fasilitas antara lain snack dan paket tas.

Untuk pelatihan memasak “hands on cooking class” dibuka untuk masyarakat umum yang akan diselenggarakan pada Sabtu (20/10). Pelatihan ini dikenakan biaya kontribusi Rp 50.000 dan akan mendapatkan fasilitas berupa makan siang, goodybag.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai acara-acara di Pasar Srondol ini dapat menghubungi Klinik Bisnis Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Semarang (081236153710) dan Albert (08174862781). (sen/yon)

rn
source

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...