Connect with us

Nasional

Serapan Anggaran Pemprov Masih 50 Persen

Published

on

Kabarpolitik.com, MAKASSAR — Serapan APBD 2018 di lingkup Pemprov Sulsel memasuki masih mencapai 53,47 persen, sementara realisasi fisik 52,29 persen.

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah mengatakan, realisasi pencapaian hingga triwulan III baru mendekati 60 persen. Idealnya, sudah ada diposisi 70 persen. Capaian ini menurutnya belum baik sehingga harus tetap digenjot.

Ia bahkan minta pemprov bisa berkaca dari Kabupaten Bantaeng. Semua tender proyek harus dilakukan di bulan Desember agar Januari pengerjaan sudah berjalan. Kata Nurdin, tahun anggaran 2019, cara tersebut sudah bisa diterapkan.

“Belajar dari Banteng. Seharusnya, bulan Desember sudah tender, Januari pelaksanaan sudah jalan. Semua kegiatan pelelangan baik fisik dan pengadaan barang dan jasa di review terlebih dahulu di inspektorat apakah terjadi mark up. Nanti selesai di inspektorat baru diserahkan ke ULP untuk dilelang,” tutur Nurdin.

Diketahui, ada tiga OPD dengan realisasi terendah yakni RSUD Labuang Baji yang masih 27,70 persen, Dinas Sumber Daya Air Cipta Karya dan Tata Ruang, 26,42 persen, Dinas Kelautan dan perikanan 26,33 persen dan Balai pelayanan kesehatan: 22,53 persen.

Advertisement

Sementara realisasi tertinggi ada pada Dinas Badan Pengelolaan Keuangan Daerah 63,55 persen, Biro umum 61,64 persen dan Dinas Sosial 61,13 persen.

Ia menekankan, OPD harus fokus. Dua tiga bulan ke depan adalah kesempatan untuk menggenjot proyek-proyek besar yang mengakibatkan proses pencairan melambat.

Selain itu, ia juga meminta agar pimpinan OPD lebih tegas mengontrol penyerapan anggaran. Evaluasi, lanjutnya perlu dilakukan. OPD harus melakukan tender untuk proyek yang lebih besar terlebih dahulu di awal tahun.

“Proyek-proyek besar yang proses pencairannya masih lambat jadi perhatian. Ke depan jangan terlalu banyak dibuat kecil-kecil. Kalau dibuat kecil nggak ada yang kelihatan makanya daya serapnya rendah. Coba (program) yang besar dan langsung dirasakan oleh masyarakat,” bebernya.

Nurdin juga mengingatkan agar pemerintah kabupaten/kota bisa mempercepat pengerjaan infrastruktur agar anggaran bisa terserap, tak menumpuk di akhir tahun.

Advertisement

“Yang terpenting support kabupaten kota seperti Toraja dan Bira harus tuntas. Jadi toraja ini 2019 harus maksimal kalau tidak selesai tahun 2020 kita tambah lagi karena karena kawasan wisata ini tanggung jawab provinsi,” tandasnya. (al amin/raksul/fajar)

rn
source

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...