Connect with us

Politik

Sri Meliyana: Rasio Pengawas di Kepri Jomplang, Saatnya Pembenahan Sistem Pengawasan

Published

on

rnDalam pertemuan yang membahas isu penting seputar pengawasan tenaga kerja, Anggota Komisi IX DPR RI, Sri Meliyana, menyoroti bahwa banyak keputusan terkait kebutuhan kementerian atau lembaga sering dibuat tanpa diskusi mendalam antar pihak terkait. Padahal, menurutnya, dialog yang terbuka dan komprehensif sangat penting untuk menemukan solusi atas persoalan klasik yang terus berulang, termasuk lemahnya pengawasan tenaga kerja.rnSri Meliyana menyoroti ketimpangan signifikan antara jumlah pengawas dan pekerja yang diawasi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).rn“Idealnya, rasio pengawasan yang sehat adalah satu pengawas untuk 60 pekerja. Namun di Kepri, rasionya justru satu pengawas untuk 600 pekerja. Ini menunjukkan betapa mendesaknya kebutuhan memperkuat sistem pengawasan tenaga kerja di daerah,” ujarnya usai pertemuan dengan Gubernur Kepri dan jajaran mitra Komisi IX DPR RI, termasuk BPJS Ketenagakerjaan, di Rumah Daerah Gubernur Kepri, Senin (24/11/2025).rnKepala Dinas Tenaga Kerja Kepri menyampaikan bahwa sebenarnya jumlah 100 pengawas dianggap cukup untuk menjalankan tugas. Namun persoalan baru muncul ketika sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sudah dilatih untuk menjadi pengawas justru dipindahkan ke unit lain yang tidak berkaitan. Praktik ini membuat efektivitas pelatihan dipertanyakan.rnMeliyana menegaskan bahwa pelatihan yang telah diberikan bisa menjadi sia-sia jika ASN tidak ditempatkan sesuai kompetensinya. Ia mendorong adanya aturan yang memastikan ASN yang telah mengikuti pelatihan tetap mengemban tugas sebagai pengawas dalam jangka waktu tertentu.rn“Setelah dilatih, sebaiknya mereka tetap di posisi yang sesuai minimal beberapa tahun,” tegasnya.rnMenurutnya, hal ini strategis agar para pengawas dapat meneruskan ilmu yang mereka dapatkan kepada pengawas baru, sehingga kualitas pengawasan meningkat secara berkelanjutan.rnLebih lanjut, Meliyana menekankan bahwa pengawasan bukan hanya soal jumlah, tetapi juga kualitas dan kompetensi. Tanpa pengawas yang mumpuni, perlindungan hak-hak pekerja tidak akan optimal. Karena itu, ia mendorong adanya reformasi sistem pengawasan agar lebih efektif dan responsif terhadap kondisi di lapangan.rnPertemuan tersebut ditutup dengan harapan adanya komitmen bersama untuk menyelesaikan persoalan ini. Dengan membuka ruang diskusi dan memperkuat kolaborasi, Meliani meyakini kebijakan yang lebih baik dapat dihasilkan untuk meningkatkan kualitas pengawasan tenaga kerja di Kepri.rnSrikandi Gerindra itu menegaskan bahwa perhatian serius terhadap pengawasan tenaga kerja sangat penting karena pengawas memiliki peran besar dalam melindungi hak dan kesejahteraan buruh.rn“Mari kita duduk bersama dan mencari solusi terbaik demi masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.rn
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...