Politik
Sumail Abdullah Soroti Kerusakan Baluran dan Minta Penanganan Serius Kebakaran Hutan
Published
8 bulan agoon
Anggota Komisi IV DPR RI, Sumail Abdullah, mengapresiasi capaian Kementerian Kehutanan yang telah merealisasikan 85,64 persen anggaran tahun berjalan. Meski begitu, ia menekankan perlunya langkah korektif dan penanganan berkelanjutan terhadap persoalan di lapangan, mulai dari kebakaran hutan hingga konflik penguasaan lahan yang melibatkan masyarakat.
Dalam rapat tersebut, Sumail menyoroti sejumlah isu yang menurutnya membutuhkan perhatian serius, terutama terkait tren penurunan kebakaran hutan pada 2024–2025. Ia menilai penurunan itu positif, namun mengingatkan agar capaian tersebut tidak hanya bersifat musiman.
“Ke depan kita ingin penanganan yang lebih serius agar kebakaran hutan tidak terulang lagi,” ujarnya dalam Rapat Kerja Komisi IV DPR RI bersama Menteri Kehutanan RI di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (24/11/2025), yang membahas monitoring dan evaluasi anggaran 2025 serta rencana program 2026.
Sumail juga menyinggung kondisi Taman Nasional Baluran di daerah pemilihannya. Ia mengungkapkan bahwa Perhutani telah menyerahkan kawasan Hutan Bitakol bagian dari Taman Nasional Baluran, Situbondo seluas sekitar 1.500 hektare kepada pihak taman nasional. Namun setelah pengelolaan beralih, ia justru melihat kerusakan yang semakin parah.
“Pembalakan liar, pencurian kayu jati di sana, seolah ada pembiaran. Ini tidak bisa dibiarkan agar ekosistem dan spesies di kawasan itu tetap terjaga,” tegasnya.
Legislator Gerindra itu juga meminta perhatian terhadap masuknya ternak milik warga ke kawasan konservasi serta semakin menyempitnya hutan savana yang menjadi habitat penting satwa liar. Menurutnya, kondisi ini tidak hanya mengancam kelestarian lingkungan, tetapi juga dapat memicu konflik horizontal.
Persoalan lain yang disorot adalah sengketa penguasaan lahan seluas sekitar 300 hektare di Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo. Lahan yang sebelumnya berstatus eks-PTP dan kini berada di bawah kewenangan KLHK itu menimbulkan persoalan karena adanya tegakan pohon kapuk, sementara masyarakat merasa memiliki keterikatan historis dengan wilayah tersebut.
“Masyarakat di situ sudah turun-temurun tinggal di sana. Karena tidak ada kepastian hukum, pengelolaan lahan masih menjadi persoalan serius,” ucapnya.
Di akhir paparannya, Sumail juga menyinggung potensi kebocoran PNBP sektor kehutanan dan meminta adanya gambaran yang jelas untuk mencegah kerugian negara.
“Kami ingin mendapatkan gambaran agar potensi kebocoran PNBP tidak terjadi dan negara bisa mendapatkan tambahan anggaran dari Kementerian Kehutanan,” tutupnya.
Menhan Tinjau Marshaling Area Yonif TP 941/Singa Perbangsa, Tekankan Pengabdian Prajurit untuk Rakyat dan Negara
Menhan Tinjau Marshaling Area Yonif TP 939/Macan Putih, Dorong Pemberdayaan Wilayah Dan Kemanunggalan TNI Dengan Rakyat
Wamenhan RI Terima Audiensi Rektor Unhan beserta DPP KIPI, Bahas Penguatan Ilmu Pertahanan
Wamenhan Terima Audiensi Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung
Sufmi Dasco Ahmad Fasilitasi Penyelesaian Aspirasi Pekerja PT Sinergi Gula Nusantara
Keselamatan Nelayan Jadi Prioritas, Novita Wijayanti Salurkan Life Jacket di Cilacap
Gerindra Serang Wujudkan Mimpi Pelajar Kurang Mampu untuk Melanjutkan Pendidikan
Presiden Prabowo: Anak Buruh dan Petani Jadi Lulusan Terbaik IPDN, Bukti Meritokrasi Berjalan
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Perolehan Medali Sea Games 2025, Indonesia Sementara Kumpulkan 62 Emas
Turn Back Hoax: [SALAH] Ditemukan Gunung Emas Baru di Papua
Salat Jumat di Masjid Abdullah Noor Pecenongan, Wapres Sapa Warga dan Salurkan Bantuan Sembako
Ketua ICMI Orda Kota Bekasi Inayatullah Hadiri Kajian Tafsir Tematik

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

