Politik
TA Khalid: Harga Pupuk Subsidi Resmi Turun 20 Persen, Petani Harus Rasakan Dampaknya
Published
9 bulan agoon
Anggota Komisi IV DPR RI, TA Khalid, menyampaikan bahwa harga pupuk subsidi resmi turun sekitar 20 persen dari harga sebelumnya. Penyesuaian ini mengacu pada Keputusan Menteri Pertanian (Kepmentan) Nomor 1117/Kpts/SR.310/M/10/2025 tentang penetapan harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi.
“Seluruh penyalur wajib menyesuaikan harga jual ke petani sesuai HET baru yang berlaku sejak 22 Oktober 2025. Jika masih ada kios yang belum menyesuaikan, harus segera ditindak tegas, bahkan bisa dicabut izinnya,” tegas TA Khalid, Senin (27/10/2025).
Berdasarkan Kepmentan tersebut, HET baru pupuk bersubsidi ditetapkan sebagai berikut:
- Urea Rp1.800/kg atau Rp90.000/zak (50 kg)
- NPK Rp1.840/kg atau Rp92.000/zak (50 kg)
- NPK Kakao Rp2.640/kg atau Rp132.000/zak (50 kg)
- ZA Rp1.360/kg atau Rp68.000/zak (50 kg)
- Organik Rp640/kg atau Rp25.600/zak (40 kg)
Selain penurunan harga, pemerintah juga menyesuaikan margin bagi distributor dan kios berdasarkan surat PT Pupuk Indonesia Nomor 30507/A/PJ/C0101/IT/2025 tanggal 23 September 2025. Margin distributor naik dari Rp50 ribu menjadi Rp62,5 ribu per ton, sementara margin penyalur meningkat dari Rp75 ribu menjadi Rp144,24 ribu per ton. Penyesuaian ini mulai berlaku sejak 1 Oktober 2025.
“Dengan kebijakan ini, PT Pupuk Indonesia telah menurunkan harga tebus pupuk bagi distributor dan kios agar penurunan harga benar-benar dirasakan petani,” jelas TA Khalid.
Ia menambahkan, keputusan Presiden RI Prabowo Subianto menurunkan HET pupuk urea dari Rp2.250 menjadi Rp1.800 per kilogram dan pupuk NPK dari Rp2.300 menjadi Rp1.840 per kilogram adalah langkah nyata pemerintah dalam meringankan beban petani.
“Kebijakan ini bukti nyata keberpihakan pemerintah kepada petani agar distribusi pupuk bersubsidi lebih efisien, tepat sasaran, dan membantu meningkatkan kesejahteraan mereka,” tutup TA Khalid.
You may like
Satrio Dimas: Hampir 90 Persen Bantuan Politik Gerindra Kembali ke Masyarakat Lewat Pendidikan Politik
Wamenhan RI Terima Audiensi Wali Kota Subulussalam, Bahas Penguatan Pendidikan dan Pertahanan Daerah
Rokhmat Ardiyan Bawa Listrik Gratis ke Desa Jambar, Siap Perjuangkan Infrastruktur Warga
Tebar Kepedulian, Bahtra Banong Salurkan Sembako bagi Warga Kurang Mampu di Kendari
Danang Wicaksana: Gerindra Komitmen untuk Transparansi, Pengelolaan Bantuan Keuangan Partai Selalu Terbuka dan Akuntabel
Sekjen Kemhan Tutup Diklat SPPI 2026, Lulusan SPPI Siap Jadi Penggerak Pembangunan Desa dan Pesisir
Presiden Prabowo: Transformasi Bangsa Harus Sejalan dengan Kelestarian Lingkungan
Presiden Prabowo Tegaskan Pemerintah Terus Percepat Program Pro Rakyat dan Penguatan Ekonomi
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Perolehan Medali Sea Games 2025, Indonesia Sementara Kumpulkan 62 Emas
Turn Back Hoax: [SALAH] Ditemukan Gunung Emas Baru di Papua
Salat Jumat di Masjid Abdullah Noor Pecenongan, Wapres Sapa Warga dan Salurkan Bantuan Sembako
Ketua ICMI Orda Kota Bekasi Inayatullah Hadiri Kajian Tafsir Tematik

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

