Connect with us

Nasional

Tak Sempat Berolahraga, Kiai Ma’ruf Punya Kiat Jaga Stamina

Published

on

Kabarpolitik.com, TASIKMALAYA – KH Ma’ruf Amin yang kini menjadi calon wakil presiden (cawapres) pendamping Joko Widodo memang tak muda lagi. Namun, ulama kelahiran 11 Maret 1943 itu harus menghadapi padatnya agenda.

Kesibukan sebagai cawapres membuat Kiai Ma’ruf tak punya waktu berolahraga. Padahal, mantan rais aam syuriah Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) itu sebelumnya rutin berolahraga pagi.

“Dulu iya (berolahraga, red). Sekarang nggak sempat jalan pagi,” ujarnya dalam ramah tamah dengan awak media di Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (21/10).

Ma’ruf menuturkan, sekitar tiga bulan terakhir ia banyak melakukan kegiatan di luar kota. Namun, ketika di Jakarta pun sejumlah tamu datang silih berganti ke kediamannya sejak pagi.

Praktis, Kiai Ma’ruf tak punya waktu lagi berolahraga sekalipun saat sedang di rumah. “Pertama saya selalu berada di luar kota seperti sekarang. Kedua, kalau di rumah jam enam pagi sudah datang (tamu, Red). Jadi, mau jalan pagi sudah enggak sempat,” jelasnya.

Advertisement

Meski demikian Kiai Ma’ruf punya kiat tersendiri untuk menjaga kesehatannya. Yakni dengan cara mengatur pola makan.

“Karena sudah tua tentu sudah mulai ada gula, sudah mulai ada kolesterol, sudah mulai ada asam urat, itu yang saya hindari. Mengurangi supaya tidak ada gulanya, kolesterolnya, asam uratnya supaya tetap sehat,” sambungnya.

Selain itu, Ma’ruf juga sangat menghindari stres. Dia memilih menjalani hidupnya seperti air mengalir.

“Saya tidak ada problem-problem, mengerutkan dahi. Mengalir saja, dinikmati,” imbuhnya.

Namun, Kiai Ma’ruf masih sering membaca kitab-kitab tafsir terkemuka. Sebagai kiai, Kiai Ma’ruf memiliki banyak kitab tafsir sebagai referensinya seperti al-Jalalain karya Jalaluddin as-Suyuthi.

Advertisement

Kiai Ma’ruf juga membaca kitab tafsir karya Syekh Nawawi al-Bantani yang juga leluhurnya. “Banyak sekali,” sebutnya.

Di luar itu, sesekali Kiai Ma’ruf membaca novel. Favoritnya adalah cerita silat. “Novel saya suka juga. Cerita silat suka juga, Kho Ping Hoo,” pungkasnya. (sat/JPC/jpnn)

rn
source

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...