Connect with us

Nasional

Tiga Sejarah Penting Nabi Muhammad SAW Saat Ramadan

Published

on

Kabarpolitik.com, MAKASSAR — Bulan Ramadan merupakan bulan mulia yang penuh dengan keberkahan. Di bulan ini seluruh, umat Islam penjuru dunia diwajibkan untuk berupasa, menahan rasa haus dan lapar serta nafsu.

Tak hanya kewajiban berpuasa, Bulan Ramadan juga menjadi saksi terjadinya beberapa peristiwa penting dalam sejarah Rasulullah. Peristiwa tersebut diperingati seluruh umat Islam hingga detik ini.

Kabarpolitik.com melansir dari NU.or.id, Jumat (24/5/2019), setidaknya ada tiga peristiwa besar yang terjadi di Bulan Ramadan dalam sejarah Rasulullah. Berikut rangkuman ketiga peristiwa besar tersebut.

1. Turunnya Al Quran
Tepat pada tanggal 17 Ramadan 13 tahun sebelum Hijriyah, Nabi Muhammad menerima wahyu pertama dari Allah. Saat itu, Nabi telah mencapai usia 40 tahun. Pakar astronomi Syekh Mahmud Basya mengatakan, waktu diturunkannya wahyu pertama tersebut bertepatan dengan awal Februari tahgun 610 Masehi.

Saat mendekati masa-masa turunnya wahyu pertama, Nabi sering mengasingkan diri di Gua Hira, menjauh dari manusia dan beribadah dengan khusyuk disana selama beberapa hari. Terkadang hanya 10 hari bahkan bisa lebih hingga mencapai sebulan lamanya Nabi mengasingkan diri di Gua Hira.

Advertisement

Di tengah-tengah ibadahnya, Nabi didatangi oleh sosok yang tak dikenalnya, ia adalah Malaikat Jibril yang diutus oleh Allah membawa wahyu pertama.

Jibril meminta Nabi untuk membaca, namun nabi menjawab tidak bisa. Perintah tersebut diulang sebanyak tiga kali. Kemudian Jibril membacakan wahyu pertama Surat Al Alaq ayat 1 sampai 5.

2. Perang Badar
Perang Badar atau disebut Ghazwah Badr Al-Kubra adalah perang yang menandai awal kejayaan kaum Muslimin. Dengan perang ini, Allah memuliakan Islam, meninggikan menaranya dan mengikis berhala-berhala.

Perang ini terjadi pada Jumat, 17 Ramadan tahun 2 Hijriyah atau bertepatan dengan 13 Maret 624 Masehi.

Pada perang ini, Nabi Muhammad membawa sebanyak 313 pasukan muslim menghadapi 950 pasukan lawan.

Advertisement

Meski perbedaan jumlah pasukan cukup tinggi hal tersebut tidak mengecilkan nyali pasukan muslimin.

Dengan keyakinan yang kuat, pasukan muslim berhasil menghancurkan pasukan lawan yang tiga kali lebih besar dari pasukan muslimin.

Dari 313 pasukan muslimin, sebanyak 14 orang gugur mati syahid. Adapun ada 70 pasukan lawan yang ditawan, salah satu pasukan lawan yang terbunuh adalah Abu Jahal.

Setelah perang ini, Nabi memerintahkan untuk menguburkan pasukan muslim dan lawan yang gugur. Setelah itu Nabi dan pasukan kembali ke Madinah dengan disamput oleh penduduk Madinah.

3. Pembebasan Kota Makkah
Nabi Muhammad bersama dengan para sahabat berhasil menaklukkan Kota Makkah dalam sebuah peperangan yang disebut Perang Fathu Makkah (Penaklukan Makkah). Perang ini terjadi pada 20 Ramadan tahun 8 Hijriyah.

Advertisement

Peperangan tersebut dipicu sikap orang Quraisy yang merusak salah satu perjanjian Hudaibiyyah.

Orang Quraisy bersekongkol dengan kabilah lain utnuk memerangi orang-orang yang berdamai dengan Nabi.

Dalam perang tersebut, Nabi mengerahkan sebanyak 10.000 pasukan muslim dengan Khalid bin Walid sebagai panglima perang.

Meski berperang dalam kondisi berpuasa, pasukan muslim berhasil menaklukkan tentara Quraisy hingga mereka menyerah.

Seusai perang, Nabi memerintahkan untuk menghancurkan berhala yang berada di sekitar Kakbah berjumlah 360 berhala.

Advertisement

Kaum Quraisy yang kalah dalam peperangan tersebut ketakutan akan dibunuh oleh Nabi. Pasalnya, sebelum perang kaum Quraisy telah sering menyakiti, mengusir bahkan menyiapkan rencana membunuh Nabi.

Namun, ternyata sikap Nabi yang penuh dengan belas kasih telah memaafkan sikap kaum Quraisy dan membebaskan mereka. (*)

rn

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...