Connect with us

Politik

Ungkap Bahaya Child Grooming, Mahdalena Desak Penyusunan Panduan Pencegahan Nasional

Published

on

nggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PKB, Mahdalena, mendesak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) untuk segera menyusun panduan nasional pencegahan dan penanganan child grooming. Desakan ini dilayangkan merespons dugaan kasus pelecehan seksual oleh oknum guru terhadap siswi SMP Insan Cendekia Madani (ICM) Serpong, Tangerang Selatan.

“Kasus ini harus menjadi momentum bagi Kementerian PPPA untuk menyusun panduan nasional tentang pencegahan dan penanganan child grooming. Masyarakat harus dibekali pengetahuan untuk mengenali pola manipulatif ini sejak dini,” ujar Mahdalena di Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Mahdalena menjelaskan bahwa child grooming memiliki karakter terelaborasi yang berbeda dibanding kekerasan seksual konvensional. Pelaku secara sistematis membangun relasi emosional, memberikan hadiah, serta mengisolasi korban secara psikologis dalam jangka panjang hingga korban tidak menyadari bahwa dirinya sedang dieksploitasi. “Pola child grooming ini sangat manipulatif karena pelaku membangun kepercayaan korban dalam waktu panjang. Orang tua, guru, sekolah, dan masyarakat harus diberi pemahaman yang sama mengenai tanda-tanda bahayanya,” katanya.

Legislator asal Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut menekankan bahwa keberadaan UU No. 12 Tahun 2022 tentang TPKS dan UU Perlindungan Anak perlu ditopang oleh petunjuk teknis operasional di lapangan. Panduan nasional standar diperlukan agar pencegahan, pelaporan, hingga pendampingan hukum korban di tiap daerah memiliki rujukan yang selaras. “Undang-undang sudah menjadi landasan hukum utama. Yang dibutuhkan saat ini adalah bagaimana negara memberikan panduan operasional yang konkret dan mudah diterapkan di lingkungan sekolah,” tegas Mahdalena.

Ia mengingatkan agar penyusunan panduan nasional ini tidak sekadar berakhir menjadi tumpukan dokumen administratif di tingkat kementerian. KemenPPPA dituntut gencar melakukan sosialisasi masif ke lembaga pengasuhan, sekolah swasta maupun negeri, serta aparat penegak hukum. “Panduan ini tidak boleh berhenti sebagai aturan di atas kertas belaka. Pemerintah harus menyosialisasikannya secara menyeluruh ke seluruh institusi pendidikan agar proteksi terhadap anak berjalan efektif,” ucapnya.

Advertisement

Kasus yang menimpa siswi kelas 1 SMP ICM Serpong tersebut dilaporkan telah berlangsung sejak korban masih berada di bangku kelas 4 SD. Saat ini, laporan dugaan tindak pidana asusila tersebut tengah ditangani secara intensif oleh penyidik Polres Tangerang Selatan. “Proses hukum terhadap terduga pelaku di Polres Tangerang Selatan harus dikawal tuntas. Penegakan hukum yang tegas penting untuk memberikan efek jera sekaligus rasa aman bagi lingkungan sekolah,” tutur Mahdalena.

Dia mendesak pihak sekolah dan dinas pendidikan setempat untuk memberikan pendampingan psikologis penuh demi pemulihan trauma korban. Penanganan kasus anak wajib memprioritaskan kepentingan terbaik bagi masa depan dan keadilan korban. “Negara dan institusi pendidikan tidak boleh terlambat merespons ancaman pelecehan terselubung ini. Pemulihan psikologis korban dan kepastian hukum adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar,” pungkas Mahdalena.

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...