Nasional
8 Anggota DPRD Kalteng Kena OTT, Masyarakat Harus Selektif Pilih Wakil Rakyat
Kabarpolitik.com, JAKARTA – Diciduknya 8 anggota DPRD Kalimantan Tengah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentu menjadi pukulan telak bagi demokrasi Indonesia. Mengingat tahun depan akan kembali digelar pemilihan umum legislatif (pileg) untuk periode 2019-2024.
Ketua DPP Partai Perindo, Wibowo Hadiwardoyo lantas menghimbau agar masyarakat betul-betul selektif memilih wakil rakyat. Pasalnya rakyat menjadi kunci terpilihnya seseorang menjadi legislator.
“Saya imbau pada kedua pihak yang menentukan. Pertama adalah rakyat sebagai pemilih dan akan memilih kembali (agar lebih selektif, Red),” ujar Wibowo di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (27/10).
Anah buah Hari Tanoesoedibjo itu menerangkan bahwa rakyat bisa memberi sanksi sosial kepada para mantan koruptor. Yaitu dengan tidak kembali memilih calon yang memiliki rekam jejak masalah hukum tersebut.
“Jadi rakyat ini bisa memberikan hukuman sosial dan politik kepada baik yang bersangkutan (koruptor, Red) maupun partainya. Jadi silakan kita semua berpemilu lagi, yang bermasalah tidak usah diperpanjang, (dipilih, Red) lagi,” tegasnya.
Selain itu dari segi hukum pun bisa ikut andil dalam menekan angka korupsi. Yakni dengan memberikan hukumam maksimal kepada para koruptor.
“Kepada peradilan, sudah ada perangkatnya silakan dihukum dengan hukuman yang maksimal,” tukas Wibowo. (sat/JPC)
rn
source


